Makassar, Newstabir.com — Penantian panjang salah seorang jemaah haji (CJH) tertua kelompok terbang (kloter) I Embarkasi Makassar bernama Daeng Mile Kobang untuk berangkat ke tanah suci akhirnya terwujud. Keberangkatan pria berusia 90 tahun ini bahkan tertunda selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.
Daeng Mile mengaku bersyukur akhirnya bisa berangkat bersama 378 CJH lainnya yang masuk dalam Kloter pertama Embarkasi Makassar. Ia mengaku dirinya mendaftar sebagai CJH sudah 10 tahun lalu.
“Sepuluh tahun ka menabung lalu mendaftar agar bisa berhaji,” ujarnya saat ditemui di Wisma Shafa Asrama Haji Sudiang Makassar, (Rabu, 23 Mei 2023).

Meski pekerjaannya hanya menjual bambu, dirinya terus berusaha menyimpan keuntungan hasil menjual bambu di Jalan Rappokalling, Makassar. Selama 10 tahun menabung, akhirnya dirinya mendapatkan panggilan untuk berangkat haji pada tahun 2021.
“Tapi gara-gara Covid-19, ditunda keberangkatan. Sementara tahun lalu ada pembatasan lansia umur di atas 60 tahun tidak bisa berangkat,” ungkapnya.
Kakek dengan 10 cucu ini sudah menyiapkan doa saat berada di depan Kakbah. Ia berharap panggilan haji bisa menghapus dosa masa lalunya.
“Mauja minta kesehatan dan bisa terhapus dosaku yang dulu,” tuturnya.
Terkait kesehatan, Daeng Mile mengaku masih kuat. Meski umurnya yang sudah 90 tahun, dia enggan menggunakan kursi roda untuk menjalankan ibadah haji.(hms/kemenagsulsel)


