Maros, Newstabir.com – Kabupaten Maros dipercaya menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang resmi dibuka di Lapangan Pallantikang Maros, Minggu (12/04/2026) malam.
Perhelatan religius bergengsi ini diikuti sebanyak 1.044 peserta dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, mulai registrasi 10 April dan pelaksanaan lomba dari 12 April hingga 18 April 2026, dengan menghadirkan berbagai cabang lomba yang mencerminkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, dalam sambutannya menegaskan rasa syukur dan kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai tuan rumah.
“Ini adalah kehormatan besar bagi Kabupaten Maros. Kami menyambut seluruh kafilah dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan di Butta Salewangang,” ujarnya.
Menurut Chaidir Syam, MTQ tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Ia menyebut, nilai-nilai Al-Qur’an harus hadir dalam kehidupan nyata, terutama bagi generasi muda.MTQ XXXIV Sulsel Resmi Dibuka di Maros, Diikuti 1.044 Peserta dari 24 Daerah
“MTQ ini adalah upaya konkret memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Kami berharap suasana religius semakin tumbuh dan mengakar di Sulawesi Selatan,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran selama berlomba, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai momentum untuk saling memotivasi dalam kebaikan.
Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Maros, lanjutnya, telah berkomitmen memberikan pelayanan maksimal. Mulai dari penyediaan venue, akomodasi, hingga fasilitas penunjang lainnya telah dipersiapkan secara matang, meskipun ia tetap menyampaikan permohonan maaf jika masih terdapat kekurangan dalam pelayanan.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ XXXIV Provinsi Sulsel, Muetazim Mansyur, memaparkan kesiapan teknis pelaksanaan MTQ yang telah dipersiapkan sejak penunjukan Maros sebagai tuan rumah melalui Surat Keputusan Gubernur Sulsel.
“Sebanyak 24 kafilah ambil bagian dalam MTQ ini dengan total 1.044 peserta. Mereka merupakan juara terbaik dari masing-masing daerah yang akan berlaga pada delapan cabang lomba dan 24 golongan,” paparnya.
Delapan cabang lomba tersebut meliputi seni baca Al-Qur’an, qira’at, hafalan Al-Qur’an, tafsir, fahm, syahril, kaligrafi, hingga karya tulis ilmiah Al-Qur’an, yang seluruhnya diikuti oleh peserta putra dan putri.
Untuk mendukung kelancaran lomba, panitia juga menyiapkan 97 dewan hakim dan 10 panitera yang akan memastikan penilaian berlangsung objektif dan profesional. Pelantikan dewan hakim dan panitera ini dilaukan pada Sabtu (11/4/2026) malam bertempat di Taman Kota Maros.
Lebih lanjut, Muetazim menjelaskan pelaksanaan lomba tersebar di sejumlah titik strategis di Kabupaten Maros. Selain panggung utama di Lapangan Pallantikang, beberapa lokasi lain yang digunakan antara lain Masjid Al Markaz Maros, Auditorium SYL Nahdlatul Ulama, aula pondok pesantren, hingga fasilitas kantor pemerintahan.
“Penyebaran lokasi ini bertujuan agar seluruh rangkaian lomba dapat berjalan optimal sekaligus memperkenalkan berbagai fasilitas yang dimiliki Kabupaten Maros,” jelasnya. (*)


