Jakarta, Newstabir.com – Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi melantik sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung). Dalam pelantikan ini, Asep Nana Mulyana resmi menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung, dan posisi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) resmi dijabat oleh Kuntadi.
Pelantikan para pejabat tinggi Kejagung ini digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/07/2026).
Berikut adalah daftar pejabat yang dilantik hari ini:
1. Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung.
2. Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
3. Leonard Ebenezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum).
4. Harli Siregar sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung.
5. Patris Yusrian Jaya sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung.
6. Hermon Dekristo sebagai Staf Ahli Bidang Politik, Keamanan, dan Penegakan Hukum Kejaksaan Agung.
Setelah prosesi pelantikan, Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana menyampaikan bahwa jabatan baru ini merupakan amanah untuk mengawal berbagai kebijakan strategis yang telah ditetapkan oleh Jaksa Agung.
“Tentu saja ini membawa banyak hal, terutama bagi kami pejabat baru yang dilantik untuk melaksanakan berbagai arah kebijakan yang ditetapkan Pak Jaksa Agung,” kata Asep Nana kepada wartawan.
Asep menekankan pentingnya sinergitas dan koordinasi, baik di internal Korps Adhyaksa maupun lintas sektoral. Hal ini diperlukan untuk menghadapi tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks ke depan.
“Kami diminta oleh beliau (Jaksa Agung) untuk terus melakukan sinergitas, koordinasi antarlintas bidang, termasuk di internal kami untuk pelaksanaan tugas-tugas ke depan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Asep menyadari bahwa ekspektasi publik terhadap Kejaksaan sangatlah tinggi. Oleh karena itu, dia berkomitmen untuk mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan, tegas, namun tetap memiliki sisi kemanusiaan.
“Kami memohon dukungan dan doa dari teman-teman media serta masyarakat terhadap tugas-tugas ke depan yang kami hemat semakin berat. Kami ingin terus menciptakan penegakan hukum yang di satu sisi tegas, namun pada sisi lain juga humanis dalam rangka memberikan pelayanan hukum yang baik pada masyarakat,” pungkasnya.(*)


