Makassar, Newstabir.com – Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi mengatakan, berbagai persoalan yang muncul selama dua tahun terakhir menjadi bahan evaluasi bagi lembaga legislatif.
“Karenanya kita terus lakukan evaluasi. Banyak tuntutan masyarakat yang menjadi kewenangan pusat, tetap kami respons untuk diteruskan ke pusat. Yang bisa langsung ke Pemprov Sulsel, kami juga sampaikan,” kata Rachmatika Dewi.
Pernyataan tersebut disampaikan Rachmatika Dewi politisi NasDem dalam perayaan sederhana dua tahun masa jabatan DPRD Sulsel periode 2024-2029.
Dalam kegiatan tersebut, Rachmatika didampingi Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina dan Fauzi Andi Wawo.
Sebagian besar anggota DPRD Sulsel turut hadir bersama Sekretaris DPRD Sulsel M Jabir dan jajaran staf.
Cicu sapaan akrab Ketua DPRD Sulsel ini mencontohkan persoalan kuota bahan bakar minyak (BBM) di Sulsel yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah wilayah.
Menurutnya, persoalan tersebut langsung dikoordinasikan dan disampaikan kepada pemerintah pusat melalui PT Pertamina Regional Sulawesi.
DPRD Sulsel juga merespons sejumlah kebijakan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulsel. UnduhPanduan Wisata
Salah satunya terkait rencana kenaikan sejumlah item pajak daerah. DPRD Sulsel melakukan koordinasi dengan Gubernur Sulsel hingga kebijakan tersebut akhirnya dibatalkan.
“Kita berharap di tiga tahun berikutnya, kondisi Sulsel tetap bisa dijaga dengan baik. Aman dan damai. Segala yang menjadi aspirasi masyarakat akan terus kita perjuangkan,” tegasnya.(*)


