Makassar, Newstabir.com – Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Hijriah atau dua bulan sebelum Ramadhan.
Bulan Rajab menjadi salah satu dari empat bulan suci yang dimuliakan oleh Allah SWT, selain Zulqadah, Zulhijah, dan Muharam.
Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk melakukan beberapa amalan pada bulan Rajab, seperti puasa.
Malam 1 Rajab jatuh pada Selasa (31/12/2024) mulai pukul 18.00 WIB.
Sementara itu, berdasarkan kalender Hijriah tahun 2025 yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Rajab jatuh pada Rabu, 1 Januari 2025, tepat bersamaan dengan tahun baru Masehi.
Sebagaimana diketahui, sistem penanggalan Hijriah dan kalender Masehi memiliki metode penghitungan yang berbeda, sehingga dibutuhkan konversi penanggalan Hijriah ke Masehi awal bulan.
Selama bulan Rajab, Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk berpuasa sunah.
Selain mendapat pahala yang berlimpah, ibadah sunah puasa Rajab juga memiliki banyak keutamaan.
Dilansir dari NU Online, berpuasa satu hari di bulan Rajab lebih utama dibanding dengan berpuasa 30 hari pada bulan lainnya.
Hal itu sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin.
“Barang siapa berpuasa selama tiga hari dalam bulan Haram (Zulqadah, Zulhijah, Rajab, dan Muharam), hari Jumat, dan Sabtu, maka Allah balas setiap satu harinya dengan pahala sebesar ibadah 900 tahun.
Selain itu, ada beberapa keutamaan puasa di bulan Rajab, di antaranya:
* Berpuasa satu hari di bulan Rajab setara dengan berpuasa selama sebulan.
* Puasa tujuh hari di bulan Rajab akan menutup pintu neraka jahanam.
* Puasa delapan hari di bulan Rajab akan membuka delapan pintu surga.
* Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa yang telah diperbuat, baik yang disengaja maupun tidak.
Di bulan Rajab, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan berbagai amalan sunnah, seperti puasa dan memperbanyak doa.(*)


