Morowali, Newstabir.com – Kampus Politeknik Industri Logam Morowali (PILM), menggelar kegiatan wisuda jenjang Diploma III Ahli Madya Teknik Tahun Akademik 2023/2024 bertempat di Auditorium Politeknik Industri Logam Morowali, Jln.Trans Sulawesi, Padabaho, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Sabtu (24/08/2024)
Pada prosesi wisuda kali ini terdapat Wisudawan Jenjang Diploma 3 Ahli Madya sebanyak 80 orang yang terdiri dari atas 26 Orang dari Program Studi Teknik Kimia Mineral dan Teknik Listrik dan Instalasi, serta Teknik Perawatan Mesin masing masing 27 orang wisudawan
Salah satu orang tua wisudawan M.Sahid Caid yang juga Tokoh Masyarakat Biringkanaya mengatakan Ananda Ari Afandy Sahid AMD ,T ,M mengambil Jenjang Diploma 3 Ahli Madya Program Studi Teknik Perawatan Mesin.

Menurut M.Sahid kegiatan ini dihadiri Pj Bupati Morowali, Yusman Mahbub Hadir, Direktur Politeknik Industri Logam Morowali, Agus Salim Opu , Head Of Human Resource PT.IMIP, Achmanto Mendatu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), oleh Sekretaris BPSDMI, Jonni Afrison, Pj.Bupati Morowali,Yusman Mahbub, Kepala OPD dan staf ahli serta pimpinan perusahaan yang ada di wilayah Morowali.
Pada kesempatan tersebut Pj Bupati Morowali
menyampaikan ada beberapa persoalan yang saat ini dihadapi terkait persoalan anak – anak kita Mahasiswa yang masih banyak kuliah diluar Kabupaten Morowali serta terkait kepegawaian
Lanjut, Pj Bupati terkait kepegawaian ini yang juga menjadi problema kedepannya dimana mulai Tahun 2025 Honorer dihapuskan berdasarkan amanat undang – undang ASN yang membatasi penerimaan ASN.
Menurut M.Sahid Politeknik Industri Logam Morowali sangat luar biasa mutu pendidikan di Imip Morowali ini,, mereka Anak-anak kita di gembleng dengan disiplin terampil dan siap kerja.
Karena Politehnik logam industri IMIP Morowali ini yang terbesar di Indonesia dari banyaknya perusahaan dan kampus di indonesia yang menyediakan wadah yang langsung tersalur kerja di perusahaan- perusahaan yang ada dimorowali ini.

” Saya merasa beruntung sebab banyak dari mereka orang tua yang mampu tapi juga mengarahkan anaknya untuk dididik di Politehnik Morowali. Ini, kenapa Karena masa depannya dan anak saya pun magannya di dekat kampus, mereka yang magang berpenghasilan cukup untuk membiayai pendidikan dan kehidupannya di Morowali, sayapun tidaj banyak mengeluarkan biaya karena semuanya di tanggung oleh kementerian dan kampus saat menempuh pendidikan,” ujar M.Sahid.(*) Editor : Nurlan Ahaba.
