Close Menu
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pekerjaan PT Jaya Etika Beton di Duga tidak Sesuai Bestek

Agustus 7, 2026

Bupati Lantik 19 Pejabat Lingkup Pemkab Bantaeng

Agustus 7, 2026

TPS3R Jadi Kunci Pengurangan Sampah, Melinda Aksa Dorong Optimalisasi di Biringkanaya

Agustus 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pekerjaan PT Jaya Etika Beton di Duga tidak Sesuai Bestek
  • Bupati Lantik 19 Pejabat Lingkup Pemkab Bantaeng
  • TPS3R Jadi Kunci Pengurangan Sampah, Melinda Aksa Dorong Optimalisasi di Biringkanaya
  • Appi-Aliyah Kompak Hadiri HUT ke-102 Perumda Air Minum Kota Makassar
  • Ratusan Warga Tamalanrea Desak Relokasi Proyek PSEL
  • Dinsos Makassar dan Penlmerintah Kecamatan Tamalanrea Gelar Monev
  • Kasubag Umpeg Kecamatan Tamalanrea Hadiri Sosialisasi Perwali TPP Tahun 2026
  • Bupati Bantaeng Lepas Kontingen Pramuka Kwarcab Bantaeng Menuju Jambore Nasional XII Tahun 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Advertorial
Beranda » Ratusan Warga Tamalanrea Desak Relokasi Proyek PSEL
Ragam

Ratusan Warga Tamalanrea Desak Relokasi Proyek PSEL

Tabir NewsBy Tabir NewsAgustus 7, 2026 Ragam
Facebook WhatsApp Twitter Email

Makassar, Newstabur.com – Ratusan warga Kecamatan Tamalanrea yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak Lokasi (GERAM PLTSa) menggelar aksi unjuk rasa di Balai Kota Makassar, Kamis (06/08/2026).

Massa mendesak Pemerintah Kota Makassar memindahkan lokasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), karena dinilai tidak layak dibangun di kawasan permukiman.

Aksi berlangsung bertepatan dengan Forum Diskusi Evaluasi Progres PSEL Makassar yang digelar Pemerintah Kota Makassar dan dihadiri perwakilan sejumlah kementerian serta instansi terkait. Selain berunjuk rasa di luar Balai Kota, sejumlah perwakilan warga juga mengikuti forum tersebut untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.

Dalam forum, warga menyatakan keberatan terhadap rencana pembangunan PSEL di Tamalanrea. Mereka menilai ruang dialog yang disediakan belum memberikan kesempatan yang memadai bagi masyarakat terdampak untuk menyampaikan pandangan, karena pembahasan dinilai lebih berfokus pada kelanjutan proyek.

Perwakilan GERAM PLTSa, Ali Akbar, mengatakan warga sejak awal mempertanyakan proses perencanaan proyek yang dinilai belum melibatkan masyarakat secara bermakna.

“Keberadaan Proyek Strategis Nasional PSEL tepat di tengah-tengah permukiman kami adalah ancaman yang sangat nyata dan serius bagi keselamatan jiwa serta masa depan anak-cucu kami. Sejak awal perencanaan, tidak ada keterbukaan informasi publik yang jelas mengenai analisis dampak lingkungan maupun aspek teknis proyek kepada masyarakat terdampak. Partisipasi warga sama sekali dinihilkan,” ujarnya.

Menurutnya, warga tidak menolak pembangunan fasilitas pengolahan sampah, tetapi meminta pemerintah memindahkan lokasi proyek ke kawasan yang tidak berdekatan dengan permukiman penduduk.(*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email

Berita Terkait

Dinsos Makassar dan Penlmerintah Kecamatan Tamalanrea Gelar Monev

Agustus 7, 2026 Ragam

Kasubag Umpeg Kecamatan Tamalanrea Hadiri Sosialisasi Perwali TPP Tahun 2026

Agustus 6, 2026 Ragam

Panen Perdana Urban Farming di Kelurahan Pisang Selatan

Agustus 5, 2026 Ragam

Camat Biringkanaya Tinjau Progres Pembangunan TPS3R di Kelurahan Laikang

Agustus 5, 2026 Ragam

Camat Tamalanrea Pimpin Rakor Bersama Para Lurah

Agustus 5, 2026 Ragam

Ketua Dewan Lingkungan Luncurkan Bank Sampah Sektoral Panakkukang

Agustus 4, 2026 Ragam
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,644

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,838

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,103

Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar Terbakar

Januari 11, 20252,010
Don't Miss
Daerah

Pekerjaan PT Jaya Etika Beton di Duga tidak Sesuai Bestek

By Tabir NewsAgustus 7, 20260

Buruh pekerja sedang siap Bekerja di Depan Molen Takakar, Newstabir.com – Dalam kunjungan wartawan di…

Bupati Lantik 19 Pejabat Lingkup Pemkab Bantaeng

Agustus 7, 2026

TPS3R Jadi Kunci Pengurangan Sampah, Melinda Aksa Dorong Optimalisasi di Biringkanaya

Agustus 7, 2026

Appi-Aliyah Kompak Hadiri HUT ke-102 Perumda Air Minum Kota Makassar

Agustus 7, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Alamat Redaksi Jl.Kesenangan 10 Blok E No.224 Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Provinsi Sulawesi Sekatan Indonesia

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Pekerjaan PT Jaya Etika Beton di Duga tidak Sesuai Bestek

Agustus 7, 2026

Bupati Lantik 19 Pejabat Lingkup Pemkab Bantaeng

Agustus 7, 2026

TPS3R Jadi Kunci Pengurangan Sampah, Melinda Aksa Dorong Optimalisasi di Biringkanaya

Agustus 7, 2026
Most Popular

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,644

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,838

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,103
© 2026 News Tabir by WEBPro.
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.