Makassar, Newstabir.com โ Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM LPI) Makassar menyelenggarakan Lokakarya Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) bagi Program Studi Sarjana dan Magister Manajemen.
Kegiatan yang berlangsung, Kamis (06/08/2026) pukul 09.00 hingga 16.30 WITA ini diikuti oleh jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta dosen STIM LPI Makassar. Lokakarya ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga pada dampak nyata lulusan di dunia kerja dan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, STIM LPI Makassar menghadirkan Dr. Ir. H. Mais Ilsan, M.P. sebagai narasumber, dengan Dr. Meldi N. J. Lenas, S.M., M.M. bertindak sebagai moderator.
Pada sesi awal, narasumber memaparkan konsep dasar OBE yang menekankan pentingnya perencanaan pembelajaran berbasis capaian. Peserta diajak memahami keterkaitan yang utuh antara profil lulusan yang diharapkan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, hingga sistem evaluasi yang terukur dan berkelanjutan.
Sesi lanjutan difokuskan pada penguatan implementasi kurikulum melalui pembahasan Kurikulum Pendidikan Tinggi (KPT) 2024, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), pengembangan modul ajar, modul praktikum, serta penyusunan rubrik penilaian yang lebih objektif dan berbasis capaian. Materi ini diharapkan mampu menyatukan standar akademik di seluruh mata kuliah sehingga proses pembelajaran menjadi lebih konsisten dan berkualitas.
Lebih lanjut, peserta juga melakukan praktik langsung penyusunan RPS dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Penggunaan AI dalam kegiatan ini diarahkan sebagai sarana pendukung inovasi pembelajaran, guna mempercepat proses perancangan perangkat ajar tanpa mengabaikan integritas akademik, kedalaman materi, serta karakteristik keilmuan masing-masing bidang studi.
Ketua STIM LPI Makassar, Prof. Dr. H. Muhammad Nasir, S.E., M.S menyampaikan bahwa penerapan kurikulum OBE perlu didukung oleh kesiapan dosen, pengelolaan sumber daya yang efektif, serta layanan kemahasiswaan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi. Menurutnya, sinergi antara aspek akademik dan tata kelola institusi menjadi faktor penting dalam menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Melalui lokakarya ini, Wakil Ketua 2 STIM LPI Makassar Dr. Azhary Ismail, S.E., M.Si. menegaskan harapannya agar kurikulum Program Studi Sarjana dan Magister Manajemen semakin mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan adaptif, serta kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan dunia profesional.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang penguatan komitmen bersama seluruh sivitas akademika dalam membangun ekosistem pembelajaran yang lebih bermakna, transformatif, dan berorientasi pada keberlanjutan dampak pendidikan.
STIM LPI Makassar
Solutif, Ekonomis, Unggul, dan Berdampak. (An)


