Makassar, Newstabir.com – Pemerintah Kota Makassar, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) memastikan rangkaian kegiatan Amalia Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M berjalan secara intensif dan menjangkau seluruh kecamatan di Kota Makassar.
Kepala Bagian Kesra Kota Makassar, Muhammad Syarif, menyampaikan bahwa Wali Kota Makassar telah memulai rangkaian Safari Ramadhan dengan melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Agung 45 Makassar.
Kegiatan sejak tanggal 18 kemarin, menjadi penanda dimulainya agenda keagamaan Pemerintah Kota Makassar selama bulan suci Ramadhan.
“Alhamdulillah Safari Ramadhan sudah dimulai. Tadi Subuh juga sudah melaksanakan salat Subuh berjamaah. Kegiatan ini akan terus berjalan selama satu bulan penuh Ramadhan,” ujarnya, Jumat (20/02/2026).
Ia menjelaskan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin akan dan SKPD pendamping akan melaksanakan program Subuh Keliling, dengan mengunjungi masjid-masjid di seluruh kecamatan.
Selain Subuh berjamaah, agendanya juga mencakup buka puasa bersama di tingkat kecamatan serta pelaksanaan Salat Isya dan Tarawih berjamaah.
Seluruh kecamatan, kata dia, akan mendapat giliran kunjungan.
Namun demikian, jadwal tetap disesuaikan dengan agenda resmi serta undangan masyarakat yang masuk.
“Bapak Wali Kota tetap mengupayakan undangan masyarakat selama tidak berbenturan dengan jadwal Tarawih, buka puasa, maupun Subuh berjamaah yang sudah disusun,” jelasnya.
Bagian Protokol Pemerintah Kota Makassar, lanjut Syarif, telah menyiapkan jadwal pendampingan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Setiap kegiatan, baik Subuh berjamaah, buka puasa, maupun Tarawih, akan didampingi oleh SKPD sesuai pembagian tugas yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah tadi subuh seluruh SKPD yang dijadwalkan telah mendampingi. Ke depan, pendampingan ini akan terus berjalan sesuai jadwal yang telah disusun,” ujarnya.
Selain Safari Ramadhan di masjid-masjid, Pemerintah Kota Makassar juga mengagendakan buka puasa bersama anak-anak panti asuhan yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Ramadhan.
Pada momentum tersebut, Pemkot juga berencana menyalurkan paket Lebaran atau paket pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah pihak serta dukungan Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Makassar.
Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan regulasi serta pendataan penerima manfaat agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Insya Allah akan menyiapkan regulasi dan data yang valid untuk penyaluran paket lebaran atau paket sembako.Sumbernya dari CSR dan dukungan Baznas, ujarnya.
Di sisi lain, bantuan hibah untuk masjid tetap berjalan sebagaimana mekanisme yang berlaku. Meski jumlahnya tidak terlalu besar, hibah tersebut tetap diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di masyarakat.
Selain hibah, pada setiap kegiatan Safari Ramadhan, baik Subuh, Maghrib, maupun Isya, Wali Kota masyarakat Makassar juga rutin menyerahkan paket pangan dari dukungan CSR kepada jamaah atau yang membutuhkan.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap Ramadhan tahun ini tidak hanya menjadi momentum peningkatan ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di seluruh wilayah Kota Makassar,” harapnya. (*)


