Close Menu
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wali Kota Makassar Munafri Akan Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni 2026

Juni 11, 2026

Tinjau TPS3R Karunrung, Munafri Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas Pengolahan Sampah

Juni 11, 2026

Bupati Bantaeng Apresiasi Penamatan Siswa SMP Negeri 1 Bantaeng

Juni 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Subscribe
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Politik
  • Daerah
  • Kriminal
  • Ragam
Beranda » Tinjau Inovasi “Hantu Mesra” di Makassar, Wamenkes RI Didampingi Wali Kota Munafri
Kesehatan Januari 13, 2026

Tinjau Inovasi “Hantu Mesra” di Makassar, Wamenkes RI Didampingi Wali Kota Munafri

Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Makassar, Newstabir com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima sekaligus mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan program prioritas Presiden RI di bidang kesehatan, khususnya penanggulangan penyakit tuberkulosis.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat implementasi inovasi Pemerintah Kota Makassar, bertajuk “Hantu Mesra”, singkatan dari Hunting Tuberkulosis dengan Metode Mengetuk Sayang Rumah Warga, sebuah pendekatan aktif dan humanis dalam mendeteksi dini serta menekan penularan angka TBC di tingkat masyarakat.

Agenda kunjungan berlangsung di Kantor Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Selasa (13/01/2026), sebelum dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke rumah penyuntas tuberkulosis.

Baca:Kemenkes: Kasus Omicron Terbanyak dari Pelaku Perjalanan

Wali Kota Makassar dan Wamenkes RI juga menyambangi Puskesmas Ballaparang untuk melihat secara dekat kesiapan layanan kesehatan serta peran tenaga medis dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

Kehadiran Wamenkes RI ini menegaskan komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat kolaborasi, memastikan program penanggulangan TBC berjalan efektif, tepat sasaran, dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan.

Wamenkes RI dr. Benyamin Paulus Octavianus mengatakan, kunjungan ke Makassar bertujuan melihat secara langsung langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam upaya pemberantasan TBC, khususnya melalui pendekatan aktif di masyarakat.

Baca:Kapolri Apresiasi Kontribusi PP Muhammadiyah di Bidang Kesehatan

“Hari ini saya melakukan kunjungan di Makassar, khususnya ke Puskesmas Ballaparang bersama Pak Wali Kota. Tujuannya melihat dan menekan penurunan, sesuai Arahan Pak Presiden, adalah menjalankan program pemberantasan tuberkulosis secara nasional,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wamenkes RI didampingi langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, serta jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Peninjauan ini memastikan menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat implementasi program hasil terbaik dengan cepat (quick win) Presiden RI di sektor kesehatan berjalan optimal hingga ke tingkat layanan dasar.

Baca:Luhut Minta Lansia Tak Keluar Rumah Sebulan Kedepan

“Oleh karena itu, kami datang ke Sulawesi Selatan untuk melihat apa yang sudah dikerjakan di lapangan, dan ternyata Puskesmas Ballaparang memiliki keunggulan tersendiri,” katnaya.

Keunggulan program ini, adalah inovasi layanan kesehatan bertajuk “Hantu Mesra” atau Berburu Tuberkulosis dengan Metode Mengetuk Sayang Rumah Warga.

Dimana, program ini menerapkan strategi penemuan kasus aktif dengan mendatangi langsung rumah warga untuk mendeteksi dini kasus TBC, sekaligus mengedukasi masyarakat.

“Melalui program ini, petugas mendatangi rumah warga, meningkatkan penemuan kasus aktif, dan jika ditemukan orang sakit langsung dilakukan prinsip TOSS TB, yakni Temukan, Obati, Sampai Sembuh,” jelas Wamenkes.

Ia menambahkan, pemerintah pusat memiliki tugas besar untuk menurunkan angka TBC secara nasional dari Aceh hingga Papua.

Oleh karena itu, pendekatan yang dinilai efektif di daerah akan diadopsi menjadi bagian dari strategi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkes RI juga mengungkapkan bahwa Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, menjadi wilayah prioritas nasional karena termasuk dalam delapan provinsi dengan kasus TBC tertinggi di Indonesia, bersama Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Utara.

Berdasarkan data tahun 2025, Kota Makassar mencatat sebanyak 9.885 kasus TBC yang telah diobati. Dari angka tersebut, pemerintah akan melakukan tracing atau penelusuran kontak erat terhadap seluruh anggota keluarga penderita.

“Kalau ada hampir 10 ribu kasus, berarti ada ribuan rumah yang harus dikunjungi. Seluruh anggota keluarga harus diperiksa secara gratis, bukan hanya untuk TBC, tetapi juga dicek gula darah, tekanan darah, dan dilakukan foto rontgen,” tuturnya.

“Dengan demikian, jika ada penyakit lain seperti diabetes, hipertensi, atau gangguan paru-paru dan jantung, dapat ditangani lebih awal,” lanjutnya.

Untuk mendukung upaya tersebut, Kementerian Kesehatan RI akan menyalurkan bantuan alat kesehatan berupa rontgen portabel.

Alat ini memiliki bobot ringan, sekitar tiga kilogram, sehingga dapat digunakan secara fleksibel hingga tingkat kelurahan dan rumah warga.

“Kami akan menyerahkan alat rontgen portabel yang bisa dibawa ke mana-mana. Bisa digunakan di puskesmas, kantor kelurahan, bahkan langsung ke rumah warga. Ini akan sangat mempermudah proses diagnosis,” jelasnya.

Khusus untuk Kota Makassar, pemerintah pusat menargetkan penyaluran sekitar 20 unit alat rontgen portabel.

“Dengan kapasitas satu alat yang melayani sekitar 3.000 pasien, kami perkirakan sebanyak 60.000 warga Makassar akan menjalani pemeriksaan sepanjang tahun 2026,” tutup Benyamin.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pemerintah pusat dalam upaya penanggulangan TBC di Kota Makassar. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus mendorong berbagai inovasi layanan kesehatan yang menjangkau langsung masyarakat.

“Pak Wamen telah memberikan dukungan yang sangat luar biasa. Ini tentu menjadi semangat bagi kami untuk menyelesaikan persoalan TBC di Kota Makassar,” ujarnya.

“Puskesmas-puskesmas kami, termasuk Puskesmas Ballaparang, memiliki inovasi yang sangat baik dan ini adalah tugas kita bersama untuk menyelesaikannya,” tambah Appi.

Ia menjelaskan bahwa program “Hantu Mesra” menjadi solusi konkret dalam menghadapi tantangan sosial, di mana masih banyak warga yang enggan memeriksakan diri karena stigma dan ketakutan.

Ini adalah cara yang tidak hanya menunggu bola, tetapi menerima bola. Penyakit TBC ini banyak yang tidak mau diperiksa atau tidak mau diketahui kalau sakit.

“Dengan metode mengetuk pintu rumah warga, ini menjadi jalan keluar yang sangat efektif,” jelasnya.

Munafri bertujuan, dengan intervensi serius dan kolaborasi lintas sektor selama tiga tahun ke depan, kasus TBC di Kota Makassar dapat ditekan secara signifikan.

“Target kita jelas, tidak ada TBC dalam 2 sampai 3 tahun ke depan. Kita intervensi secara maksimal, dan mudah-mudahan pada 2029 persoalan TBC di Makassar bisa kita tuntaskan hingga ke akar-akarnya,” tegasnya.

Munafri mengatakan, Pemkot Makassar terus mendorong agar program-program kesehatan dapat diakses secara luas oleh masyarakat, terutama dalam menjawab permasalahan penyakit menular yang masih menjadi tantangan serius, seperti tuberkulosis.

“Pemerintah Kota Makassar terus melakukan berbagai inovasi di bidang kesehatan untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas” ” ungkapnya.

“Program-program ini harus benar-benar dapat diakses oleh masyarakat, salah satunya melalui inovasi yang dibuat oleh Puskesmas Ballaparang,” lanjut Munafri.

Dia menegaskan, program Hantu Mesra ini adalah cara yang sangat baik karena tidak hanya menunggu bola, tetapi menerima bola.

Petugas kesehatan turun langsung mengetuk pintu rumah warga untuk melakukan pemeriksaan dan edukasi.

Menurut Munafri, pendekatan tersebut dinilai efektif karena selama ini masih banyak masyarakat yang enggan memeriksakan diri atau bahkan takut diketahui mengidap penyakit tuberkulosis.

Kondisi ini kerap menjadi penghambat dalam upaya deteksi dan penanganan dini. Lanjut dia, penyakit tuberkulosis ini sering kali tidak terdeteksi sejak awal karena banyak orang yang tidak mau diperiksa atau tidak ingin diketahui kalau sedang sakit.

“Maka, inovasi ini menjadi salah satu jalan keluar yang dipersembahkan oleh teman-teman di Puskesmas Ballaparang,” ungkapnya.

Wali Kota Makassar berharap, melalui pelaksanaan program “Hantu Mesra”, penemuan kasus TBC dapat dilakukan lebih cepat dan penanganannya bisa dilakukan secara menyeluruh hingga ke lingkungan keluarga penderita.

“Dengan demikian, rantai penularan penyakit dapat ditekan secara signifikan,” tukansya. (*)

 

 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleDirut BPJS Apresiasi Pemkot Makassar Berjasa, JHT Pekerja Rentan Jadi Inspirasi Nasional
Next Article Di Hadapan WRI–RISE Indonesia, Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Hadapi Banjir, Air Bersih, dan Sanitasi

Berita Lainnya:

Kesehatan

Terima Audiensi Pengurus Cabang IBI Makassar, Aliyah Dukung Penuh Rangkaian HUT IBI ke-75

Juni 8, 2026
Kesehatan

Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Kolaborasi BPJS Kesehatan dan Unhas

Mei 23, 2026
Kesehatan

Ketua TP. PKK Bantaeng Buka Bakti Sosial Pelayanan KB Serentak di Puskesmas Kassi-Kassi

Mei 13, 2026
IKLAN
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

BERITA POPULER

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
BERITA UTAMA

Wali Kota Makassar Munafri Akan Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni 2026

Juni 11, 2026

Tinjau TPS3R Karunrung, Munafri Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas Pengolahan Sampah

Juni 11, 2026

Bupati Bantaeng Apresiasi Penamatan Siswa SMP Negeri 1 Bantaeng

Juni 10, 2026

Subscribe to Updates

Menerima Iklan Hubungi Admin

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 NEWS TABIR. Designed by WEB Pro_ID.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.