Close Menu
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kajati Sulsel Sambangi Pimpinan DPRD Sulsel

Mei 27, 2026

Momentum Idul Adha 1447 H, Bupati Bantaeng Dorong Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan

Mei 27, 2026

Pemkot Makassar Pertahankan Opini WTP 5 Tahun Beruntun

Mei 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Subscribe
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Politik
  • Daerah
  • Kriminal
  • Ragam
Beranda ยป Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim 115 Unhas Laksanakan Pemetaan Spasial Titik Rawan Banjir di Kelurahan Tamalanrea
Pendidikan Februari 12, 2026

Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim 115 Unhas Laksanakan Pemetaan Spasial Titik Rawan Banjir di Kelurahan Tamalanrea

Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Makassar, Newstabir.com – Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim 115 Unhas Laksanakan Pemetaan Spasial Titik Rawan Banjir di Kelurahan Tamalanrea

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim 115 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja bertajuk “Pemetaan Spasial Titik Rawan Banjir sebagai Basis Perencanaan Mitigasi dan Penanggulangan Bencana di Tingkat Kelurahan” di Kelurahan Tamalanrea.

Kegiatan ini dimulai pada 26 Januari 2026 dan dilaksanakan melalui dua pendekatan utama, yaitu pemetaan spasial dan pemetaan partisipatif bersama masyarakat dan perangkat kelurahan. Program ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan titik-titik rawan banjir sebagai dasar penyusunan langkah mitigasi dan penanggulangan bencana di tingkat lokal.

Baca:Monev Pokja Bunda Paud Kabupaten Banggai di Kecamatan Lobu

Koordinator pelaksana program kerja (Rifaldi) menjelaskan bahwa pemetaan spasial dilakukan dengan mengumpulkan dan menganalisis data kondisi topografi, drainase, tata guna lahan, serta riwayat kejadian banjir dan dilakukan analisis spasial dari data Inarisk Geoportal. Sementara itu, pemetaan partisipatif melibatkan masyarakat secara langsung untuk mengidentifikasi lokasi genangan, ketinggian air saat banjir, serta dampak yang ditimbulkan.

“Pendekatan partisipatif menjadi kunci agar data yang diperoleh tidak hanya berbasis teknis, tetapi juga berdasarkan pengalaman nyata masyarakat,” ujarnya.

Hasil dari rangkaian kegiatan ini adalah Peta Kerawanan Banjir Kelurahan Tamalanrea, yang memuat klasifikasi tingkat kerawanan serta sebaran spasial titik-titik rawan banjir. Peta tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan drainase, serta penyusunan strategi mitigasi bencana di tingkat kelurahan.

Baca:SDN 268 Tanjonge Butuh Bantuan Rehabilitasi Bangunan dari Pemerintah Soppeng

Sebagai bentuk keberlanjutan program, peta kerawanan banjir tersebut telah diserahkan secara resmi kepada Kantor Kelurahan Tamalanrea sebagai produk akhir dari program kerja KKN Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin.

Lurah Tamalanrea menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Peta ini akan menjadi dokumen penting dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan terkait penanggulangan banjir di wilayah kami,” ungkapnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap risiko bencana hidrometeorologi, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan yang adaptif terhadap perubahan iklim di tingkat lokal.(*)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleCamat Tamalanrea Hadiri Pengukuhan Majelis Taklim Tamalalang RW 05
Next Article Jaring Aspirasi Masyarakat, Meinsani Kecca Gelar Reses di Kelurahan Buntusu

Berita Lainnya:

Pendidikan

Makassar Raih Penghargaan Hardiknas 2026, Munafri Tegas Sampaikan Ini

Mei 26, 2026
Pendidikan

Gelar Pengawasan APBD 2026, Anggota DPRD Sulsel Haris Temukan Bangunan di SMAN 23 Makassar Memprihatinkan

Mei 20, 2026
Pendidikan

Melinda Aksa Dorong Siswa Jadi Agen Edukasi Lingkungan

Mei 12, 2026
IKLAN
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

BERITA POPULER

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
BERITA UTAMA

Kajati Sulsel Sambangi Pimpinan DPRD Sulsel

Mei 27, 2026

Momentum Idul Adha 1447 H, Bupati Bantaeng Dorong Semangat Gotong Royong dan Kebersamaan

Mei 27, 2026

Pemkot Makassar Pertahankan Opini WTP 5 Tahun Beruntun

Mei 27, 2026

Subscribe to Updates

Menerima Iklan Hubungi Admin

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 NEWS TABIR. Designed by WEB Pro_ID.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.