Makassar, Newstabir.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), Haris Abdurrahman, menemukan kondisi infrastruktur yang sangat memprihatinkan saat melakukan kunjungan pengawasan APBD tahun 2026 di SMA Negeri 23 Makassar, Selasa (19/05/2026).
Kunjungan lapangan yang berlokasi di Jl. Perintis Kemerdekaan No. 1, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar ini bertujuan untuk melihat langsung efektivitas dan realisasi anggaran daerah pada sektor pendidikan. Namun, kenyataan di lapangan justru mengundang pemandangan yang mendalam.
Dalam pandangannya, Anggota Komisi E DPRD Sulsel menyadari fasilitas sekolah yang dinilai sudah tidak layak untuk menunjang proses belajar mengajar. Sejumlah kerusakan fisik terlihat jelas di berbagai sudut bangunan.
“Kami melihat langsung fakta di lapangan bahwa kondisi bangunan sekolah ini sudah kurang layak. Banyak plafon yang sudah rubuh, banyak dinding gedung yang retak-retak, dan yang paling krusial adalah fasilitas sanitasi. Dari sekian banyak toilet yang tersedia, hanya satu yang bisa digunakan,” ungkap Haris dengan nada prihatin.
Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena mencakup kenyamanan dan keselamatan para siswa serta tenaga pendidik saat beraktivitas di sekolah.
Atas temuan tersebut, pembentuk undang-undang PKS ini menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan permasalahan ini di tingkat parlemen. Ia berjanji akan langsung mengoordinasikan hasil pengawasan ini kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel.
“Saya sangat prihatin dengan kondisi adik-adik kita di sini. Saya berjanji akan membawa dan mengawal ketat temuan ini ke OPD terkait agar segera mendapatkan anggaran revisi dan perbaikan fasilitas yang rusak,” tegas Haris. Kunjungan ini juga dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA 23 Makassar, sejumlah guru, serta tim tenaga ahli pendamping yang mendampingi pengawasan. (*)


