Close Menu
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wawali Makassar Aliyah Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria

September 15, 2026

Munafri Terus Perkuat Koordinasi, Antrean BBM di Makassar Perlahan Kembali Normal

September 15, 2026

Wali Kota Munafri Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan LPG 3 Kg

September 15, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Wawali Makassar Aliyah Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria
  • Munafri Terus Perkuat Koordinasi, Antrean BBM di Makassar Perlahan Kembali Normal
  • Wali Kota Munafri Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan LPG 3 Kg
  • Gubernur Sulsel Rapat Bersama Forkopimda Evaluasi Antrean BBM
  • Sinergi Pengawasan BBM Bersubsidi Diperkuat, Pemkab Bantaeng Ikuti Monev Bersama Pemprov Sulsel
  • STIM LPI Makassar Gelar PKKMB 2026
  • Presiden Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menkeu
  • Ketua KORMI Makassar Buka Senam Bersama STI
Facebook X (Twitter) Instagram
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Advertorial
Beranda » Wawali Makassar Aliyah Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria
Kesehatan

Wawali Makassar Aliyah Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria

Tabir NewsBy Tabir NewsSeptember 15, 2026 Kesehatan
Facebook WhatsApp Twitter Email

Makassar, Newstabir com – Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mencegah dan menanggulangi HIV/AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM).

Hal tersebut disampaikan Aliyah Mustika Ilham saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (ATM) Bersumber Anggaran Dana Kelurahan, yang dilaksanakan Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES), di Graha Pena, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (14/p9/2026).

Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menghadapi persoalan kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Kota Makassar berkomitmen penuh untuk bersinergi dan berkolaborasi, baik dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, NGO, organisasi masyarakat maupun seluruh pihak lainnya. Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui program dan kegiatan yang bermanfaat,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Menurutnya, sebagai kota metropolitan sekaligus pintu gerbang Indonesia Timur, Makassar memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung upaya pengendalian HIV/AIDS, TBC dan malaria yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat.

Aliyah Mustika Ilham menekankan bahwa penanggulangan ketiga penyakit tersebut tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan. Diperlukan keterlibatan seluruh perangkat daerah, pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan, organisasi masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi serta berbagai mitra lainnya.

“Penanggulangan penyakit ATM tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan. Diperlukan dukungan dari berbagai OPD, termasuk Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, sektor perumahan dan pemberdayaan masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar terus mengupayakan dukungan anggaran daerah untuk memperkuat berbagai program penanggulangan penyakit ATM, mulai dari kegiatan promotif dan preventif, penemuan kasus, pengobatan, pencegahan penularan hingga peningkatan akses pelayanan kesehatan di puskesmas dan posyandu.

Anggota DPR RI Komisi IX Periode 2014-2024 itu juga menekankan pentingnya penguatan data dan akuntabilitas anggaran. Menurutnya, setiap anggaran yang dialokasikan harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita harus memastikan setiap rupiah untuk ATM benar-benar sampai kepada pasien, obat, tenaga kesehatan dan masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Lebih jauh, Aliyah Mustika Ilham mengatakan bahwa HIV/AIDS, TBC dan malaria bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga berkaitan erat dengan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Dampaknya dapat menyentuh persoalan kemiskinan, produktivitas keluarga hingga masa depan generasi mendatang. Karena itu, diperlukan penanganan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Ketiga penyakit ini bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah ekonomi, kemiskinan, produktivitas dan masa depan bangsa. Karena itu, kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Diperlukan satu suara, satu data dan satu anggaran,” tambahnya.

Aliyah Mustika Ilham berharap forum kemitraan tersebut dapat menghasilkan rekomendasi konkret, khususnya terkait strategi penganggaran bersama, pembiayaan inovatif serta pemanfaatan APBD, DAK dan sumber pembiayaan lainnya secara efektif dan efisien.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan unsur kecamatan, kelurahan dan puskesmas dalam forum tersebut. Menurutnya, penguatan program hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat menjadi penting karena kelurahan memiliki peran strategis dalam pencegahan dan penanggulangan penyakit.

“Kamiberharap dengan kegiatan ini, komitmen dari kecamatan, kelurahan dan puskesmas semakin kuat. Apalagi ini merupakan suasana baru dengan semangat baru. Mari kita sama-sama menyukseskan pemberantasan penyakit ATM di Kota Makassar,” tutupnya.

Ketua ADINKES Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ishak Iskandar, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa penanggulangan HIV/AIDS, TBC dan malaria membutuhkan keterlibatan seluruh sektor.

Ia menilai pendekatan kesehatan semata tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tersebut karena terdapat aspek sosial, perilaku, lingkungan hingga ekonomi yang turut memengaruhi.

“Penanggulangan HIV/AIDS, TBC dan malaria bukan pekerjaan yang dapat diselesaikan sektor kesehatan saja. Harus dilihat dari seluruh aspek, baik sosial, perilaku, lingkungan maupun ekonomi. Karena itu, kemitraan adalah kunci,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran kelurahan sebagai salah satu instrumen untuk memperkuat upaya promotif dan preventif, termasuk edukasi, literasi kesehatan, deteksi dini, pendampingan pasien, pemberdayaan masyarakat, penguatan kader dan pencegahan stigma.

Menurutnya, forum tersebut tidak boleh berhenti sebagai kegiatan koordinasi administratif, tetapi harus menjadi ruang bersama untuk menyatukan data, program dan sumber daya.

“Kita berharap forum ini menjadi forum aksi, bukan sekadar forum diskusi. Kita harus memastikan intervensi benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Program Koordinator RSSH ADINKES Provinsi Sulawesi Selatan, Raden Muliati, menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan dan penganggaran di tingkat kelurahan harus disusun berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta dilakukan secara inklusif dan partisipatif.

Ia mengatakan, dukungan anggaran kelurahan dapat berperan dalam memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan ATM sesuai dengan kewenangan pemerintah daerah.

Karena itu, keterlibatan kader kesehatan, komunitas masyarakat, penggiat isu kesehatan, puskesmas, kecamatan dan kelurahan sangat diperlukan dalam membangun koordinasi berkelanjutan.

“Penyelesaian ATM memerlukan kolaborasi, sinergi dan koordinasi berkelanjutan lintas sektor, mulai dari tingkat pusat sampai daerah dan kelurahan,” ujarnya.

Raden menambahkan, dukungan terhadap penanggulangan ATM tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk kegiatan yang berdiri sendiri.

Program terkait dapat diintegrasikan dengan kegiatan kelurahan yang sudah berjalan, seperti sosialisasi, edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat maupun kegiatan lainnya yang memiliki keterkaitan dengan upaya pencegahan dan penanggulangan ATM.

Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan kesepakatan dan komitmen bersama dalam mendukung prioritas kegiatan serta penganggaran untuk mencapai target Ending AIDS, TBC dan Malaria 2030.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin, Sekretaris Dinas Kesehatan Ahmad Asy’ari, Program Koordinator RSSH ADINKES Provinsi Sulawesi Selatan Raden Muliati, Ketua ADINKES Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Asisten I Pemprov Sulsel M. Ishak Iskandar, para narasumber dari Bappeda, Dinas Kesehatan dan Tata Pemerintahan, 11 Kepala UPTD Puskesmas se-Kota Makassar, ketua dan perwakilan OMS/CSO, serta sejumlah camat dan lurah.

Mengakhiri sambutannya, Aliyah Mustika Ilham mengajak seluruh peserta menjadikan forum tersebut sebagai momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, akademisi dan seluruh mitra.

Ia berharap kolaborasi yang dibangun melalui forum tersebut mampu memperkuat penemuan kasus secara dini, memastikan pengobatan hingga tuntas, mencegah penularan, menghilangkan stigma serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat demi mewujudkan Makassar yang semakin sehat.(*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email

Berita Terkait

Satu Dekade Klinik PADAIDI Medical Center Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

September 13, 2026 Kesehatan

Ketua TP PKK Kota Makassar Pimpin Senam Jantung Sehat

Juli 31, 2026 Kesehatan

Aliyah Mustika Ilham Dampingi Menteri Kesehatan RI Tinjau Kompleks Kusta Jongaya

Juli 12, 2026 Kesehatan

Launching Sistem Keagenan Perisai, Appi – Aliyah Percepat Universal Coverage Jaminan Sosial di Makassar

Juni 20, 2026 Kesehatan

Daftar 47 Nama Kepala Puskesmas di Lingkup Pemerintah Kota Makassar

Juni 18, 2026 Kesehatan

Wali Kota Makassar Munafri Lantik 47 Kepala Puskesmas Definitif

Juni 17, 2026 Kesehatan
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,646

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,843

Wali Kota Munafri Resmikan PadelHood Makassar

Juni 22, 20262,422

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,107
Don't Miss
Kesehatan

Wawali Makassar Aliyah Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria

By Tabir NewsSeptember 15, 20260

Makassar, Newstabir com – Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menegaskan komitmen Pemerintah…

Munafri Terus Perkuat Koordinasi, Antrean BBM di Makassar Perlahan Kembali Normal

September 15, 2026

Wali Kota Munafri Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan LPG 3 Kg

September 15, 2026

Gubernur Sulsel Rapat Bersama Forkopimda Evaluasi Antrean BBM

September 14, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Alamat Redaksi Jl.Kesenangan 10 Blok E No.224 Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Provinsi Sulawesi Sekatan Indonesia

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Wawali Makassar Aliyah Buka Forum Kemitraan Penanggulangan HIV, TBC dan Malaria

September 15, 2026

Munafri Terus Perkuat Koordinasi, Antrean BBM di Makassar Perlahan Kembali Normal

September 15, 2026

Wali Kota Munafri Desak Pertamina Investigasi Total Pangkalan LPG 3 Kg

September 15, 2026
Most Popular

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,646

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,843

Wali Kota Munafri Resmikan PadelHood Makassar

Juni 22, 20262,422
© 2026 News Tabir by WEBPro.
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.