Close Menu
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wali Kota Munafri : Tak Ada Pendidikan Tanpa Kesejahteraan Guru

Mei 2, 2026

Kado Hardiknas 2026, Wali Kota Munafri Tambah Insentif Guru di Pulau hingga Revitalisasi Sekolah Unggulan

Mei 2, 2026

Moment Peringatan Hardiknas 2026, KORMI Kota Makassar Dorong Siswa Kembali Gemari Olahraga Tradisional

Mei 2, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Subscribe
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Politik
  • Daerah
  • Kriminal
  • Ragam
Beranda ยป Kado Hardiknas 2026, Wali Kota Munafri Tambah Insentif Guru di Pulau hingga Revitalisasi Sekolah Unggulan
Pendidikan Mei 2, 2026

Kado Hardiknas 2026, Wali Kota Munafri Tambah Insentif Guru di Pulau hingga Revitalisasi Sekolah Unggulan

Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Makassar, Newstabir.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kota Makassar, untuk menegaskan arah pembangunan pendidikan yang inklusif, merata, dan berkeadilan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang untuk menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.

Serta memperkuat dedikasi seluruh elemen dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Baca:Monev Pokja Bunda Paud Kabupaten Banggai di Kecamatan Lobu

“Hardiknas adalah momentum penting untuk refleksi, meneguhkan komitmen, dan menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional,” ujar Munafri, pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, dilapangan Karebosi Jl.Ahmad Yani, Makassar, Sabtu (02/05/2026).

“Tentunya merupakan kesempatan bagi kita semua untuk meningkatkan dedikasi dalam membangun karakter dan kualitas SDM, guna mewujudkan pendidikan berkualitas yang inklusif bagi seluruh warga Kota Makassar,” Appi.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, semangat menghadirkan pendidikan untuk semua tidak hanya diwujudkan dalam seremoni, tetapi melalui langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca:SDN 268 Tanjonge Butuh Bantuan Rehabilitasi Bangunan dari Pemerintah Soppeng

Sebagai “kado istimewa” bagi warga Makassar, Pemerintah Kota menghadirkan serangkaian program strategi yang dirancang untuk memperkuat akses dan kualitas pendidikan.

Mulai dari penambahan alokasi anggaran pendidikan guna menjawab berbagai kebutuhan dasar hingga peningkatan insentif bagi tenaga pendidik, khususnya guru yang bertugas di wilayah kepulauan, yang selama ini menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan fasilitas.

Tak hanya itu, komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif juga diwujudkan melalui pengukuhan relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS).

Baca:

Momentum Hardiknas 2026 ini juga ditandai dengan peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk peningkatan SD dan SMP tahun ajaran 2026, sebagai upaya menghadirkan sistem penerimaan yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan.

Dengan rangkaian kebijakan dan program tersebut, Munafri menegaskan komitmennya bahwa pendidikan bukan sekadar sektor pembangunan, melainkan fondasi utama dalam mewujudkan masa depan kota yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.

“Lewat Hardiknas 2026, momentum refleksi sekaligus peneguhan komitmen kami dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan,” jelas mencerminkan Golkar itu.

Ia menekankan bahwa kemajuan pendidikan tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan melibatkan partisipasi aktif seluruh pihak.

Menurutnya, seluruh elemen infrastruktur pendidikan kini menjadi prioritas utama Pemerintah Kota Makassar, mengingat strategi pendidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pendidikan bagi warga semua, adalah cita-cita besar kita. Kita ingin menempatkan Kota Makassar sebagai salah satu daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di Indonesia,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga mengapresiasi kinerja Dinas Pendidikan Kota Makassar yang terus berupaya meningkatkan berbagai aspek pendidikan.

Momentum Hardiknas tahun ini juga diisi dengan pengukuhan relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah, yang diharapkan menjadi gerakan kolektif dalam menekan angka ATS secara signifikan.

Saya berharap tahun depan, pada “momentum yang sama, angka anak tidak sekolah ini sudah turun secara signifikan. Ini penting agar kerja-kerja kita bisa diukur dengan baik,” harap Appi.

Lebih lanjut Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Makassar akan memperkuat fokus anggaran pada sektor pendidikan dan kesehatan.

Dia menilai, alokasi anggaran harus diarahkan pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, bukan pada kegiatan yang tidak memberikan manfaat nyata.

“Kita akan melakukan bedah struktur anggaran bersama, anggaran akan kita arahkan untuk mendukung sektor pendidikan agar lebih besar dan lebih tepat sasaran,” terangnya.

Sebagai bentuk keberpihakan terhadap tenaga pendidik, Pemkot Makassar juga telah memberikan insentif khusus bagi guru yang bertugas di wilayah kepulauan.

Kebijakan ini diharapkan menjadi stimulus untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan di daerah yang memiliki keterbatasan akses.

“Guru-guru di pulau kita memberikan insentif lebih sebagai bentuk perhatian,” tuturnya.

“Ke depan, kami berharap terus meningkat agar mereka mampu memberikan pengabdian terbaik,” tambahnya.

Selain itu, program revitalisasi sekolah unggulan juga menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Munafri bahkan menyampaikan visinya agar Makassar menjadi rujukan nasional dalam bidang pendidikan.

“Saya ingin suatu saat ketika orang bertanya di mana pendidikan terbaik di Indonesia, jawabannya adalah Kota Makassar,” imbuh penuh optimistis.

Namun, ia mengingatkan bahwa cita-cita tersebut harus dibarengi dengan pembenahan infrastruktur pendidikan secara nyata.

Kondisi fisik sekolah, kesejahteraan guru, hingga fasilitas penunjang pembelajaran menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan.

Munafri juga menekankan pentingnya penguatan kurikulum dasar, khususnya dalam aspek pendidikan karakter, akhlak, serta muatan budaya lokal.

Menurutnya, di tengah derasnya arus teknologi dan informasi, nilai-nilai budaya dan moral harus tetap menjadi fondasi utama bagi generasi muda.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan gawai pada anak-anak. Menurutnya, penggunaan gadget yang berlebihan dapat berdampak pada kemampuan interaksi sosial serta perkembangan karakter anak.

“Ini penting karena dampaknya sudah terlihat, baik dalam jangka pendek maupun menengah,” ujarnya.

Menutup Beragamnya, Munafri kembali menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.

Orang nomor satu Kota Makassar itu, mengajak semua pihak untuk terus memperkuat kolaborasi demi menghadirkan pendidikan yang lebih baik di Kota Makassar.

“Mari kita bersama mewujudkan pendidikan berkualitas untuk semua. Pendidikan hebat hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua pihak. Kita harus bekerja dengan hati, bersinergi dengan data, dan bergerak dengan inovasi,” tutupnya.

Sedangkan, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategi untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen dalam masyarakat mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan dapat diakses oleh seluruh anak di Kota Makassar.

Menurutnya, tema Hardiknas tahun ini, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” , selaras dengan visi pembangunan Kota Makassar melalui konsep MULIA, yakni menghadirkan pelayanan publik yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan, termasuk di sektor pendidikan.

“Momentum Hardiknas ini harus kita maknai sebagai ajang memperkuat sinergi antara pemerintah, tenaga masyarakat, tenaga pendidik, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Aliyah.

Ia juga menekankan pentingnya Arah Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam memperkuat karakter pendidikan di lingkungan sekolah.

Salah satu langkah konkret yang didorong adalah penambahan kurikulum yang menekankan nilai moral, etika, serta pelestarian budaya lokal.

“Pendidikan yang berkualitas hanya bisa terwujud jika semua pihak terlibat aktif,” terang politisi Demokrat itu.

Menurut Aliyah, penguatan karakter menjadi sangat penting di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat. Ia menilai, pendidikan tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mampu membentuk kepribadian dan jati diri generasi muda.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap pengawasan penggunaan gadget pada anak-anak. Ia mengingatkan bahwa penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat berdampak pada menurunnya interaksi sosial serta menghambat perkembangan emosional anak.

“Penggunaan gadget harus mencakup dan dibatasi secara bijak. Anak-anak perlu tetap tumbuh dengan interaksi sosial yang sehat, aktif dalam kegiatan belajar, serta dekat dengan lingkungan dan budaya mereka,” jelasnya. (*)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleMoment Peringatan Hardiknas 2026, KORMI Kota Makassar Dorong Siswa Kembali Gemari Olahraga Tradisional
Next Article Wali Kota Munafri : Tak Ada Pendidikan Tanpa Kesejahteraan Guru

Berita Lainnya:

Pendidikan

Wali Kota Munafri : Tak Ada Pendidikan Tanpa Kesejahteraan Guru

Mei 2, 2026
Pendidikan

Ketua TP PKK Bantaeng Sambangi SD Inpres Pullaweng, Tinjau Fasilitas dan Aktivitas Belajar

April 23, 2026
Pendidikan

Wali Kota Makassar Munafri Ancam Copot Kepsek yang Nekat Gelar Perpisahan Berbayar

April 21, 2026
IKLAN
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

BERITA POPULER

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
BERITA UTAMA

Wali Kota Munafri : Tak Ada Pendidikan Tanpa Kesejahteraan Guru

Mei 2, 2026

Kado Hardiknas 2026, Wali Kota Munafri Tambah Insentif Guru di Pulau hingga Revitalisasi Sekolah Unggulan

Mei 2, 2026

Moment Peringatan Hardiknas 2026, KORMI Kota Makassar Dorong Siswa Kembali Gemari Olahraga Tradisional

Mei 2, 2026

Subscribe to Updates

Menerima Iklan Hubungi Admin

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 NEWS TABIR. Designed by WEB Pro_ID.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.