Makassar, Newstabir.com – Ruang komisi DPRD Sulawesi Selatan di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) terbilang kecil.
Namun, Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Andi Anwar Purnomo, menilai ruang tersebut cukup representatif.
“Meskipun sebenarnya ruangannya kecil, tapi kita cukup bersyukur karena sudah ada ruangan kantor. Jadi kalau untuk rapat-rapat nanti tinggal dikondisikan saja,” katanya, Selasa (23/9/2025).
DPRD Sulsel berkantor di Dinas BMBK sejak Gedung Parlemen terbakar akibat unjuk rasa pada Agustus lalu.
DPRD Sulsel berkantor di Dinas BMBK sejak Gedung Parlemen terbakar akibat unjuk rasa pada Agustus lalu.
Anwar menyebut fasilitas penunjang di ruang komisi tergolong memadai.
Kursi yang digunakan sebagian berasal dari Dinas BMBK, sebagian lainnya dipindahkan dari sisa gedung tower.
“Alhamdulillah semua kursi tersedia, ada yang baru dipakai, ada juga yang dipindahkan dari sisa gedung tower, jadi cukup memadai,” ungkapnya.
Dari sisi kenyamanan, sempat ada kendala suhu panas.
Namun sudah diatasi dengan penambahan pendingin ruangan darurat.
“Di tengah ruangan juga ada AC darurat, dan nanti bisa ditambahkan lagi bila diperlukan,” jelasnya.
Untuk rapat dengan jumlah peserta besar tetap dilaksanakan di ruang paripurna.
Sementara rapat lain seperti RDP belum terlaksana karena belum ada permintaan dari komisi.(*)


