Close Menu
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Camat Tamalanrea Pimpin Rakor Bersama Lurah Bahas Persiapan Lomba Kelurahan

Juni 23, 2026

Sekcam Tamalanrea Sambangi Kawasan Urban Farming Bontoramba RW 1

Juni 22, 2026

Lurah Berua Pimpin Rapat Mediasi Bersama PKL di Kawasan Gerbang Telkomas

Juni 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Subscribe
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Politik
  • Daerah
  • Kriminal
  • Ragam
Beranda ยป Peringati Kepsek, Munafri : Sekolah Bukan Tempat Bisnis
Pendidikan Agustus 13, 2025

Peringati Kepsek, Munafri : Sekolah Bukan Tempat Bisnis

Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Makassar, Newstabir.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya anggota melakukan praktik korupsi di lingkungan pendidikan.

Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Edukasi Anti Korupsi bagi 400 Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP se-Kota Makassar, di Aula BBPMP Sulsel, Selasa (12/08/2025).

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang berintegritas dan bebas dari perilaku koruptif.

Baca:Monev Pokja Bunda Paud Kabupaten Banggai di Kecamatan Lobu

Hadir sebagai narasumber, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Nauli Rahim Siregar, yang memaparkan langkah-langkah pencegahan korupsi di sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Munafri memberi peringatan keras kepada seluruh Kepala Sekolah agar tidak memanfaatkan posisi untuk keuntungan pribadi.

“Jangan main-main di wilayah pendidikan. Sekolah, khususnya SD dan SMP, bukan tempat bisnis,” tegas Munafri.

Baca:SDN 268 Tanjonge Butuh Bantuan Rehabilitasi Bangunan dari Pemerintah Soppeng

“Kepala Dinas Pendidikan sering melaporkan soal pengadaan buku, pembelian seragam, atau penerimaan murid baru yang tidak sesuai prosedur. Ini semua upaya melegalkan bisnis di sekolah. Bangga kah kita dengan ini? Tidak,” tambah Appi.

Munafri mengingatkan, jabatan kepala sekolah adalah amanah yang mulia dan tidak sepatutnya dirusak demi keuntungan kecil. Jangan jadikan jabatan hina hanya karena sejuta atau dua juta.

“Hak kita adalah hak kita. Kalau ada yang bukan hak kita lewat di depan mata, itu cobaan. Apakah kita berpura-pura atau bertahan dengan integritas, itu yang menentukan kualitas kepemimpinan kita,” imbuh mencerminkan Golkar itu.

Baca:

Ia menekankan, proses pengangkatan kepala sekolah harus dilakukan secara transparan dan berdasarkan kompetensi, bukan karena kedekatan dengan pejabat.

“Kalau duduk di posisi itu karena titipan, yakinlah gaya kepemimpinan juga akan mempengaruhi. Integritas taruhan jadi,” katanya.

Munafri juga menegaskan bahwa hukum berlaku bagi siapa saja, tanpa memandang usia atau jabatan. Ia mendorong pemanfaatan teknologi untuk mengelola keuangan sekolah secara transparan, khususnya penggunaan Cash Management System (CMS) dalam pengelolaan Dana BOS.

“Dengan CMS, semua aktivitas keuangan dicatat. Tidak ada lagi penyelipan dana. Ini bukan mengurus administrasi, tapi jadi benteng pencegahan korupsi,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkot Makassar berkomitmen menjamin pendidikan inklusif dan berkualitas yang dibiayai negara, sehingga tidak boleh ada pungutan tambahan kepada siswa maupun orang tua.

“Jadilah pionir. Kasih Sayang Makassar bisa berbeda. Wujudkan sekolah yang bersih dari praktik korupsi. Komitmen kami adalah melaksanakan aturan sepenuhnya,” tururnya.

Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme kepala sekolah dalam menjalankan tugas.

Ia mengingatkan agar para kepala sekolah tidak terjebak dalam praktik jual beli jabatan, nepotisme, atau kebijakan yang diambil tanpa dasar hukum yang jelas.

“Posisi kepala sekolah adalah memimpin sekolah agar layak menjadi tempat pendidikan, bukan menjadi kepala bagian pengadaan atau penerimaan,” ujar Munafri.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, mereka harus fokus membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta melengkapi sarana dan prasarana sekolah secara transparan.

Munafri menekankan, setiap kebijakan harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar tidak menimbulkan penafsiran yang keliru.

“Kalau mau bikin kebijakan, tanyakan dulu ke dinas. Jangan diinterpretasi sendiri, karena ini sering menimbulkan masalah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengertian dana BOS atau dana pemerintah dapat diakhiri pada sanksi hukum, termasuk hukuman penjara dan denda.

“Bayangkan kalau menjelang pensiun malah terjadi kasus seperti ini. Tugas kita mencegahnya, bukan mengalaminya,” kata Munafri.

Pesan ini diperkuat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Makassar yang turut hadir, menegaskan konsekuensi hukum dari setiap pelanggaran aturan oleh kepala sekolah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya integritas para kepala sekolah dalam mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi bagi kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Makassar.

Munafri mengingatkan bahwa korupsi sering dilakukan dengan berbagai cara untuk mengelabui aturan. Ia menekankan perlunya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal, seperti Siri’ (harga diri), sebagai benteng moral dalam menjalankan tugas.

“Kalau kita bicara esensi Siri’, tidak akan ada orang yang mengambil yang bukan haknya, atau menempatkan dirinya pada posisi abu-abu,” ujarnya.

Berdasarkan data Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 dari KPK, tercatat 12% sekolah masih menyalahgunakan dana BOS, meliputi pemotongan anggaran, nepotisme, hingga penggelembungan biaya.

Sebanyak 33% sekolah juga dinilai berpotensi melakukan korupsi, termasuk pungutan pembohong (8,74%) dan nepotisme (20,52%).

Ia menegaskan, dunia pendidikan bukanlah ladang bisnis, melainkan tempat pengabdian untuk mencetak generasi penerus bangsa.

Appi mengingatkan agar kepala sekolah tidak mengotori tugas mulia dengan perbuatan yang merugikan negara.

Dana BOS bukan dana pribadi yang bebas dipakai. Ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan risiko hukum yang serius jika menyalahgunakan dana BOS.

“Bayangkan menjelang pensiun harus dimakamkan dengan aparat penegak hukum. Bukannya menikmati hasil kerja puluhan tahun, malah menghabiskan waktu menghadapi proses hukum,” katanya.

Menurutnya, kepala sekolah adalah panutan bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam tata kelola anggaran.

“Hancurnya pengelolaan dana, muaranya ada di kepala sekolah. Oleh karena itu, keutuhan adalah fondasi kepemimpinan,” tutup Munafri.(hms)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleWagub Sulsel Dampingi Ketua Komisi IV DPR RI Panen Raya di Maros
Next Article Walikota Munafri Hadiri Musda Partai Hanura

Berita Lainnya:

Pendidikan

Wali Kota Munafri Tegaskan Tak Ada Ruang untuk Titipan dan Calo Penerimaan Murid Baru

Juni 18, 2026
Pendidikan

Hadiri Pelepasan Ponpes Ihya’ Ulumiddin, Wakil Bupati Bantaeng Ajak Siswa Terus Menuntut Ilmu

Juni 15, 2026
Pendidikan

Bupati Bantaeng Apresiasi Penamatan Siswa SMP Negeri 1 Bantaeng

Juni 10, 2026
IKLAN
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

BERITA POPULER

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
BERITA UTAMA

Camat Tamalanrea Pimpin Rakor Bersama Lurah Bahas Persiapan Lomba Kelurahan

Juni 23, 2026

Sekcam Tamalanrea Sambangi Kawasan Urban Farming Bontoramba RW 1

Juni 22, 2026

Lurah Berua Pimpin Rapat Mediasi Bersama PKL di Kawasan Gerbang Telkomas

Juni 22, 2026

Subscribe to Updates

Menerima Iklan Hubungi Admin

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 NEWS TABIR. Designed by WEB Pro_ID.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.