Close Menu
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Dampak BBM, Gubernur Sulsel berlakukan Sekolah Daring

September 12, 2026

Wali Kota Munafri : Mulai Hari Ini Siswa SD-SMP Belajar dari Rumah Dampak Antrean BBM

September 12, 2026

Wali Kota Munafri Pastikan Aspirasi Warga Ditindaklanjuti

September 11, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Dampak BBM, Gubernur Sulsel berlakukan Sekolah Daring
  • Wali Kota Munafri : Mulai Hari Ini Siswa SD-SMP Belajar dari Rumah Dampak Antrean BBM
  • Wali Kota Munafri Pastikan Aspirasi Warga Ditindaklanjuti
  • Yayasan Pendidikan Laniang Rayakan Maulid Akbar
  • Pemadaman Listrik Bergilir, Gubernur Sulsel: Diupayakan Kembali Normal
  • Gubernur Sulsel Sidak SPBU 74.902.31, Temukan 4 Nozzle Hanya Satu Operator
  • Hiswana Migas Makassar Imbau Masyarakat Tak Panic Buying BBM
  • Tingkatkan Kualitas Infrastruktur Pendidikan, Munafri Raih Penghargaan Nasional
Facebook X (Twitter) Instagram
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Advertorial
Beranda » Peringati Kepsek, Munafri : Sekolah Bukan Tempat Bisnis
Pendidikan

Peringati Kepsek, Munafri : Sekolah Bukan Tempat Bisnis

Tabir NewsBy Tabir NewsAgustus 13, 2025 Pendidikan
Facebook WhatsApp Twitter Email

Makassar, Newstabir.com – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya anggota melakukan praktik korupsi di lingkungan pendidikan.

Hal ini disampaikan saat membuka kegiatan Sosialisasi Edukasi Anti Korupsi bagi 400 Kepala Sekolah (Kepsek) SD dan SMP se-Kota Makassar, di Aula BBPMP Sulsel, Selasa (12/08/2025).

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang berintegritas dan bebas dari perilaku koruptif.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Nauli Rahim Siregar, yang memaparkan langkah-langkah pencegahan korupsi di sekolah.

Pada kesempatan tersebut, Munafri memberi peringatan keras kepada seluruh Kepala Sekolah agar tidak memanfaatkan posisi untuk keuntungan pribadi.

“Jangan main-main di wilayah pendidikan. Sekolah, khususnya SD dan SMP, bukan tempat bisnis,” tegas Munafri.

“Kepala Dinas Pendidikan sering melaporkan soal pengadaan buku, pembelian seragam, atau penerimaan murid baru yang tidak sesuai prosedur. Ini semua upaya melegalkan bisnis di sekolah. Bangga kah kita dengan ini? Tidak,” tambah Appi.

Munafri mengingatkan, jabatan kepala sekolah adalah amanah yang mulia dan tidak sepatutnya dirusak demi keuntungan kecil. Jangan jadikan jabatan hina hanya karena sejuta atau dua juta.

“Hak kita adalah hak kita. Kalau ada yang bukan hak kita lewat di depan mata, itu cobaan. Apakah kita berpura-pura atau bertahan dengan integritas, itu yang menentukan kualitas kepemimpinan kita,” imbuh mencerminkan Golkar itu.

Ia menekankan, proses pengangkatan kepala sekolah harus dilakukan secara transparan dan berdasarkan kompetensi, bukan karena kedekatan dengan pejabat.

“Kalau duduk di posisi itu karena titipan, yakinlah gaya kepemimpinan juga akan mempengaruhi. Integritas taruhan jadi,” katanya.

Munafri juga menegaskan bahwa hukum berlaku bagi siapa saja, tanpa memandang usia atau jabatan. Ia mendorong pemanfaatan teknologi untuk mengelola keuangan sekolah secara transparan, khususnya penggunaan Cash Management System (CMS) dalam pengelolaan Dana BOS.

“Dengan CMS, semua aktivitas keuangan dicatat. Tidak ada lagi penyelipan dana. Ini bukan mengurus administrasi, tapi jadi benteng pencegahan korupsi,” jelasnya.

Menurutnya, Pemkot Makassar berkomitmen menjamin pendidikan inklusif dan berkualitas yang dibiayai negara, sehingga tidak boleh ada pungutan tambahan kepada siswa maupun orang tua.

“Jadilah pionir. Kasih Sayang Makassar bisa berbeda. Wujudkan sekolah yang bersih dari praktik korupsi. Komitmen kami adalah melaksanakan aturan sepenuhnya,” tururnya.

Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme kepala sekolah dalam menjalankan tugas.

Ia mengingatkan agar para kepala sekolah tidak terjebak dalam praktik jual beli jabatan, nepotisme, atau kebijakan yang diambil tanpa dasar hukum yang jelas.

“Posisi kepala sekolah adalah memimpin sekolah agar layak menjadi tempat pendidikan, bukan menjadi kepala bagian pengadaan atau penerimaan,” ujar Munafri.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, mereka harus fokus membangun infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan, serta melengkapi sarana dan prasarana sekolah secara transparan.

Munafri menekankan, setiap kebijakan harus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan agar tidak menimbulkan penafsiran yang keliru.

“Kalau mau bikin kebijakan, tanyakan dulu ke dinas. Jangan diinterpretasi sendiri, karena ini sering menimbulkan masalah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pengertian dana BOS atau dana pemerintah dapat diakhiri pada sanksi hukum, termasuk hukuman penjara dan denda.

“Bayangkan kalau menjelang pensiun malah terjadi kasus seperti ini. Tugas kita mencegahnya, bukan mengalaminya,” kata Munafri.

Pesan ini diperkuat oleh Kepala Kejaksaan Negeri Makassar yang turut hadir, menegaskan konsekuensi hukum dari setiap pelanggaran aturan oleh kepala sekolah.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya integritas para kepala sekolah dalam mengelola dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan sosialisasi pencegahan korupsi bagi kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Makassar.

Munafri mengingatkan bahwa korupsi sering dilakukan dengan berbagai cara untuk mengelabui aturan. Ia menekankan perlunya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal, seperti Siri’ (harga diri), sebagai benteng moral dalam menjalankan tugas.

“Kalau kita bicara esensi Siri’, tidak akan ada orang yang mengambil yang bukan haknya, atau menempatkan dirinya pada posisi abu-abu,” ujarnya.

Berdasarkan data Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2024 dari KPK, tercatat 12% sekolah masih menyalahgunakan dana BOS, meliputi pemotongan anggaran, nepotisme, hingga penggelembungan biaya.

Sebanyak 33% sekolah juga dinilai berpotensi melakukan korupsi, termasuk pungutan pembohong (8,74%) dan nepotisme (20,52%).

Ia menegaskan, dunia pendidikan bukanlah ladang bisnis, melainkan tempat pengabdian untuk mencetak generasi penerus bangsa.

Appi mengingatkan agar kepala sekolah tidak mengotori tugas mulia dengan perbuatan yang merugikan negara.

Dana BOS bukan dana pribadi yang bebas dipakai. Ini untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan risiko hukum yang serius jika menyalahgunakan dana BOS.

“Bayangkan menjelang pensiun harus dimakamkan dengan aparat penegak hukum. Bukannya menikmati hasil kerja puluhan tahun, malah menghabiskan waktu menghadapi proses hukum,” katanya.

Menurutnya, kepala sekolah adalah panutan bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga dalam tata kelola anggaran.

“Hancurnya pengelolaan dana, muaranya ada di kepala sekolah. Oleh karena itu, keutuhan adalah fondasi kepemimpinan,” tutup Munafri.(hms)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email

Berita Terkait

Wali Kota Munafri : Mulai Hari Ini Siswa SD-SMP Belajar dari Rumah Dampak Antrean BBM

September 12, 2026 Pendidikan

Yayasan Pendidikan Laniang Rayakan Maulid Akbar

September 11, 2026 Pendidikan

Wali Kota Makassar Munafri Bekali Ribuan Maba Bosowa

September 9, 2026 Pendidikan

Wabup Bantaeng Sambut Program “My UNHAS”, Libatkan Mahasiswa Internasional

September 2, 2026 Pendidikan

IGTKI-PKG Kecamatan Tamalanrea Gelar Karnaval

Agustus 22, 2026 Pendidikan

TK Paud Gugus V Gelar Festival Persahabatan HUT ke – 81 RI

Agustus 18, 2026 Pendidikan
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,646

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,843

Wali Kota Munafri Resmikan PadelHood Makassar

Juni 22, 20262,330

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,107
Don't Miss
Nasional

Dampak BBM, Gubernur Sulsel berlakukan Sekolah Daring

By Tabir NewsSeptember 12, 20260

Makassar, Newstabir.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengambil langkah cepat untuk mengurangi peningkatan…

Wali Kota Munafri : Mulai Hari Ini Siswa SD-SMP Belajar dari Rumah Dampak Antrean BBM

September 12, 2026

Wali Kota Munafri Pastikan Aspirasi Warga Ditindaklanjuti

September 11, 2026

Yayasan Pendidikan Laniang Rayakan Maulid Akbar

September 11, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Alamat Redaksi Jl.Kesenangan 10 Blok E No.224 Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Provinsi Sulawesi Sekatan Indonesia

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Dampak BBM, Gubernur Sulsel berlakukan Sekolah Daring

September 12, 2026

Wali Kota Munafri : Mulai Hari Ini Siswa SD-SMP Belajar dari Rumah Dampak Antrean BBM

September 12, 2026

Wali Kota Munafri Pastikan Aspirasi Warga Ditindaklanjuti

September 11, 2026
Most Popular

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,646

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,843

Wali Kota Munafri Resmikan PadelHood Makassar

Juni 22, 20262,330
© 2026 News Tabir by WEBPro.
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.