Close Menu
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tekankan Pembenahan Sampah Terintegrasi

Oktober 29, 2026

Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku

Oktober 29, 2026

Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan Rujab Gubernur

Oktober 29, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tekankan Pembenahan Sampah Terintegrasi
  • Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku
  • Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan Rujab Gubernur
  • Jelang HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Hadirkan Sebulan Program Berdampak Langsung bagi Masyarakat
  • Wali Kota Makassar Munafri Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98
  • Karya Bakti Penanaman Pohon Koramil 1408-12 Tamalanrea
  • Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pemerintah
  • Wali Kota Munafri Minta Warga Peduli Tetangga, Pastikan Akses Bansos Tak Terhambat
Facebook X (Twitter) Instagram
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
News TabirNews Tabir
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Advertorial
Beranda » Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tekankan Pembenahan Sampah Terintegrasi
Daerah

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tekankan Pembenahan Sampah Terintegrasi

Tabir NewsBy Tabir NewsOktober 29, 2026 Daerah
Facebook WhatsApp Twitter Email

Makassar, Newstabir.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Pemilahan sampah sejak dari rumah tangga, penguatan bank sampah, hingga pembenahan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menjadi langkah penting untuk mengurangi beban timbunan sampah sekaligus mencegah kerusakan lingkungan jangka panjang.

“Pembenahan lingkungan harus menjadi prioritas karena wajah kota yang bersih dan sehat merupakan salah satu faktor yang membentuk kesan pertama bagi orang yang datang ke Makassar,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).

Pembenahan sampah di Kota Makassar terus menjadi fokus Pemerintah Kota Makassar. Seiring dengan upaya membenahi sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Pemkot Makassar juga konsisten menggencarkan edukasi dan imbauan kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Upaya ini menegaskan bahwa penanganan sampah bukan hanya soal mengangkut dan mengolah sampah, tetapi juga membangun kebiasaan masyarakat untuk lebih peduli.

Mulai dari memilah sampah di rumah hingga membuangnya pada tempat yang telah disediakan.

Dengan edukasi yang berkelanjutan dan keterlibatan aktif masyarakat, pembenahan sampah di Makassar diharapkan berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi kebersihan kota.

Bagi Munafri yang akrab disapa Appi, persoalan sampah bukan sekadar urusan kebersihan kota, melainkan menyangkut kesehatan masyarakat.

Keberlanjutan lingkungan, hingga citra Makassar sebagai kota yang ingin terus tumbuh dan menarik investasi maupun kunjungan wisata.

“Saya mengambil keputusan untuk memastikan hal yang paling jorok terlebih dahulu, dan itu yang harus dibenahi,” kata Appi.

Menurutnya, persoalan sampah membutuhkan keberanian dalam mengambil keputusan, termasuk kebijakan yang mungkin tidak selalu populer.

Namun, sebagai pemimpin, kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan harus ditempatkan di atas pertimbangan elektoral.

Pembenahan TPA Jadi Langkah Awal Appi mengungkapkan, salah satu fokus pembenahan Pemerintah Kota Makassar adalah TPA Tamangapa yang selama bertahun-tahun menghadapi tekanan akibat timbunan sampah.

Dengan luas kawasan sekitar 21 hektare dan timbunan sampah yang telah mencapai ketinggian signifikan, pengelolaan TPA membutuhkan pendekatan yang lebih terencana dan berkelanjutan.

Kondisi tersebut, kata dia, tidak bisa dibiarkan karena berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan yang semakin kompleks apabila tidak ditangani secara serius.

Pemkot Makassar pun mulai memperkuat penataan area penimbunan, termasuk penerapan penutupan timbunan dengan cover soil atau lapisan tanah penutup, serta pembenahan sistem pengelolaan di kawasan TPA.

Appi mengakui, perubahan pola pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan secara instan. Upaya pemilahan sampah dari rumah tangga masih membutuhkan sosialisasi dan penguatan pelaksanaan di lapangan.

“Tentu, pembenahan di hilir tetap harus berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat di hulu,” katanya.

“Tanpa pemilahan sejak sumbernya, sampah yang masuk ke TPA akan terus menumpuk dan memperbesar risiko kelebihan kapasitas,” lanjut Appi.

Selain menata kawasan TPA, Pemkot Makassar juga berupaya mengurangi sampah organik melalui pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Appi menyebut, sampah organik dari pasar-pasar di Makassar mencapai sekitar 30–50 ton per hari. Volume tersebut menjadi potensi yang dapat dikelola agar tidak seluruhnya berakhir sebagai timbunan di TPA.

Salah satu upaya yang dikembangkan adalah pemanfaatan sampah organik sebagai pakan ternak, disertai penataan area pemeliharaan agar aktivitas ternak tidak mengganggu sistem pengelolaan sampah.

Di sisi lain, Pemkot Makassar juga mulai mengembangkan pemanfaatan gas metana yang dihasilkan dari timbunan sampah sebagai sumber energi alternatif.

“Yang lebih penting, hari ini kita sudah mulai dengan energi hijau dari metana yang ada di sampah itu. Potensinya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat, termasuk sebagai energi untuk memasak sehari-hari,” jelasnya.

Dia menyebutkan, pembenahan sistem pengelolaan air lindi juga menjadi perhatian. Appi menyoroti perlunya penambahan titik pengolahan untuk menyesuaikan kebutuhan kawasan TPA yang terus berkembang.

Menurutnya, pengelolaan air lindi harus diperkuat untuk mencegah pencemaran lingkungan dan melindungi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut. Bank Sampah Buka Peluang Ekonomi Masyarakat

Bagi Appi, keberhasilan pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan pembenahan di TPA. Perubahan mendasar justru harus dimulai dari rumah tangga dan lingkungan permukiman.

Karena itu, masyarakat perlu didorong untuk memilah sampah berdasarkan jenisnya, sehingga sampah organik dapat diolah dan material yang masih bernilai ekonomis dapat dimanfaatkan kembali.

Penguatan bank sampah di tingkat kelurahan, RW, dan RT menjadi bagian dari strategi tersebut. Melalui sistem ini, sampah seperti plastik yang sebelumnya dibuang begitu saja dapat dikumpulkan dan dijual untuk memberikan tambahan penghasilan bagi warga.

Appi menilai, pendekatan ekonomi dapat menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran masyarakat agar pemilahan sampah tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung.

“Kalau masyarakat diminta memilah sampah, mereka harus melihat manfaatnya. Mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari penjualan plastik. Inilah yang harus kita bangun bersama,” ujarnya.

Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari rumah tangga, pelaku usaha, pengelola kawasan komersial, hingga pihak swasta yang memiliki kapasitas mendukung pengembangan teknologi pengolahan sampah.

Appi menegaskan, pengelolaan sampah merupakan persoalan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan keberanian dalam menjalankan kebijakan.

Ia mengingatkan bahwa membiarkan persoalan sampah berlarut-larut sama artinya dengan mewariskan lingkungan yang tidak sehat kepada generasi berikutnya.

Lanjut dia, kebijakan harus berorientasi pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, meskipun dalam pelaksanaannya membutuhkan perubahan kebiasaan dan menghadapi berbagai tantangan.

“Kalau kita tidak memulai, perubahan itu tidak akan pernah terjadi,” terang mantan CEO PSM itu.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun kota, menurutnya, masyarakat saat ini semakin kritis dan memiliki akses luas terhadap informasi.

Pemerintah, lanjut Appi, harus mampu memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan, dengan tetap berpedoman pada ketentuan dan aturan yang berlaku.

Melalui pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir, Pemkot Makassar berharap pengelolaan sampah tidak hanya mampu menekan beban TPA.

Tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat, membuka peluang ekonomi baru, serta memperkuat fondasi pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Perubahan harus dimulai dari sumbernya, didukung sistem pengolahan yang memadai, dan dijalankan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tutup Appi. (*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email

Berita Terkait

Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku

Oktober 29, 2026 Daerah

Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan Rujab Gubernur

Oktober 29, 2026 Daerah

Jelang HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Hadirkan Sebulan Program Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Oktober 28, 2026 Daerah

Wali Kota Makassar Munafri Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98

Oktober 28, 2026 Daerah

Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Oktober 27, 2026 Daerah

Wali Kota Munafri Minta Warga Peduli Tetangga, Pastikan Akses Bansos Tak Terhambat

Oktober 27, 2026 Daerah
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,647

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,858

Wali Kota Munafri Resmikan PadelHood Makassar

Juni 22, 20262,848

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,112
Don't Miss
Daerah

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tekankan Pembenahan Sampah Terintegrasi

By Tabir NewsOktober 29, 20260

Makassar, Newstabir.com — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa penanganan sampah harus dilakukan secara…

Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku

Oktober 29, 2026

Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan Rujab Gubernur

Oktober 29, 2026

Jelang HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Hadirkan Sebulan Program Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Oktober 28, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

Alamat Redaksi Jl.Kesenangan 10 Blok E No.224 Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Provinsi Sulawesi Sekatan Indonesia

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tekankan Pembenahan Sampah Terintegrasi

Oktober 29, 2026

Pemkot Makassar Benahi Jalan dan Drainase Pongtiku

Oktober 29, 2026

Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Hadiri Peringatan Sumpah Pemuda di Lapangan Rujab Gubernur

Oktober 29, 2026
Most Popular

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,647

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,858

Wali Kota Munafri Resmikan PadelHood Makassar

Juni 22, 20262,848
© 2026 News Tabir by WEBPro.
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.