Close Menu
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Munafri : Pemkot Gandeng PMI Makassar Laksanakan Donor Darah Setiap Pekan Seluruh Kecamatan

Juni 20, 2026

Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Serahkan Bantuan Sosial ke Warga Kepulauan Lanjukang

Juni 20, 2026

Camat Biringkanaya Buka Turnamen Domino Hayata Cup II

Juni 20, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Subscribe
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Politik
  • Daerah
  • Kriminal
  • Ragam
Beranda ยป Warga Nusa Tamalanrea Indah Kini Nikmati Air Bersih, Setelah 27 Tahun Menanti
Daerah November 11, 2025

Warga Nusa Tamalanrea Indah Kini Nikmati Air Bersih, Setelah 27 Tahun Menanti

Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Makassar, Newstabir.com – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan dasar bagi masyarakat.

Munafri, bersama Direksi PDAM dan dinas PU turun langsung meninjau rumah warga di Perumahan Nusa Tamalanrea Indah (NTI), Kecamatan Tamalanrea, yang selama puluhan tahun terkendala akses air bersih, Selasa (11/11/2025)

Bukan hanya sekadar kunjungan, tapi kehadiran Appi selaku orang nomor satu Makasssr itu, menjadi momentum bersejarah bagi warga setempat.

Baca:Kepala BBWS Jeneberang Pantau Kondisi Nipa-Nipa

Setelah hampir 27 tahun, sejak kawasan tersebut dibangun pada 1997, mereka akhirnya dapat menikmati aliran air bersih dari PDAM secara lancar dan berkelanjutan. Apalagi selam ini, menjadi keluhan warga setiap musim kemarau tiba.

Di tengah suasana haru dan gembira, Munafri berdialog dengan warga, mendengarkan pengalaman mereka yang selama ini harus berjuang mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kini, di masa kepemimpinan Munafri-Aliyah, persoalan itu mulai teratasi, menghadirkan rasa lega dan syukur bagi masyarakat Tamalanrea.

Baca:Lutfi Halide Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Administrator, Pengawas dan Fungsional Lingkup Pemkab Soppeng

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran Pemerintah Kota Makassar yang tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Di sela peninjauan, Munafri atau yang akrab disapa Appi menjelaskan upaya teknis yang telah dilakukan.

Menurutnya, persoalan utama yang selama ini menyebabkan aliran air tersendat adalah perbedaan ukuran pipa instalasi di kawasan tersebut.

Baca:Bupati Soppeng Resmikan Gedung UPTD Puskesmas Goarie Kecamatan Marioriwawo

“Jadi, setelah proses penyambungan pipa dari Tallo menuju ke wilayah timur kota, kita lihat ujungnya. Kalau air masih belum mengalir, kita telusuri apa masalahnya, sehingga sudah ditemukan solusi,” ujarnya.

“Setelah diidentifikasi, ternyata di sini sudah bisa mengalir, walaupun masih harus dibantu dengan pompa,” tambah Munafri.

Ia menyebut, pada malam hari tekanan air atau pressure sudah mulai membaik. Namun, memang belum sepenuhnya mampu mengalir hingga rumah warga.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pipa yang digunakan sejak awal pembangunan perumahan memiliki ukuran yang berbeda-beda, bahkan sebagian terlalu kecil, sehingga aliran air tidak maksimal.

“Ini yang sedang kita evaluasi. Kita lihat dulu seperti apa alur pipanya untuk diganti, karena di bagian belakang ada yang ukuran pipanya lebih besar dan mengalirnya jauh lebih baik,” katanya.

Munafri menambahkan, PDAM saat ini tengah melakukan uji coba untuk memastikan penyebab utama kendala aliran air.

 

Salah satunya dengan mengganti sebagian ruas pipa berukuran 2 inci menjadi 4 inci atau bahkan 6 inci, sesuai kebutuhan jaringan di lapangan.

“PDAM akan coba dulu membuat ruas pipa baru, kita pastikan apakah benar pipanya yang kecil jadi penyebab. Dicoba dulu berapa panjang ruasnya untuk memastikan hasilnya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Appi menegaskan bahwa masalah serupa bisa saja terjadi di perumahan lain di Kota Makassar.

Untuk itu, pihaknya akan melakukan pemetaan wilayah secara menyeluruh, terutama di kawasan yang selama ini tergolong blank spot atau sulit mendapatkan layanan air bersih.

Pemkot lewat PDAM akan memaksimalkan dulu daerah-daerah yang benar-benar bermasalah.

“Membangun instalasi air itu tidak semudah tinggal pasang pipa. Harus ada perhitungan jaringan, tekanan air, dan kapasitas sumber airnya. Karena itu, kita kerjakan bertahap tapi pasti,” kata Munafri.

Dengan nada ringan namun tegas, ia juga mengakui keluhan warga di wilayah tersebut wajar terjadi, karena air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi pemerintah.

Ia menegaskan, penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Makassar. Melalui PDAM, upaya peningkatan jaringan, pembaruan pipa, serta optimalisasi sumber air akan terus dilakukan, agar seluruh wilayah kota dapat menikmati layanan secara merata.

“Air bersih ini bukan kemewahan, tapi hak masyarakat. Jadi pemerintah harus hadir memastikan setiap warga mendapatkan layanan yang layak,” tutup Munafri.

Direktur Utama PDAM Makassar, Hamzah Ahmad, mengungkapkan bahwa pihaknya telah lama menerima aspirasi warga Nusa Tamalanrea Indah terkait kelangkaan air bersih di kawasan tersebut.

“Keluhan warga sudah lama kami terima. Tadi Pak RT juga menyampaikan, sejak tahun 1997 warga mengalami kesulitan mendapatkan layanan air bersih. Karena itu, kami berusaha mengidentifikasi sumber masalahnya,” jelas Hamzah.

Menurutnya, penanganan persoalan air tidak bisa hanya dilakukan di hilir, tetapi harus dimulai dari hulu, yaitu penguatan izin dan kapasitas pengolahan air baku.

Pihaknya, mulai dari hulu, apalagi surat izin pengolahan air sudah di dapatkan dari Kementerian, sehingga debit air baku bisa ditingkatkan.

“Selanjutnya kami membangun jaringan pipa distribusi utama, termasuk koneksi pipa dari Tallo ke wilayah timur kota,” ungkap Hamzah.

Langkah tersebut kini mulai menunjukkan hasil. Beberapa kawasan di wilayah timur kota, termasuk Perumahan Nusa Tamalanrea Indah, sudah mulai terlayani dengan baik.

“Sekarang air sudah mengalir, kalau di jam-jam puncak pemakaian pagi hari memang masih perlu bantuan pompa, tapi setelah itu tekanannya sudah normal. Pipa yang digunakan di sini juga sudah kita tingkatkan, yakni berukuran 500,” tambahnya.

Perubahan yang mulai dirasakan itu disambut haru oleh warga setempat. Samsuddin Tojeng, warga Jalan Bakau Blok H Nomor 16, menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota dan Dirut PDAM yang datang langsung meninjau kondisi di lapangan.

“Kami berterima kasih kepada Pak Wali Kota Munafri dan Pak Dirut PDAM. Selama ini kami kesulitan air bersih, tapi sekarang sudah ada perubahan yang sangat terasa. Kami percaya ke depan akan lebih baik lagi, terutama kalau pipa yang lama bisa segera diganti,” ujarnya penuh harap.

Kini, hampir tiga dekade menanti, warga Perumahan Nusa Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, akhirnya bisa menikmati air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan paling mendasar.

Pemerintah Kota Makassar lewat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar kini bergerak cepat memastikan persoalan yang sudah berlangsung selama 27 tahun itu mendapat solusi konkret.

Upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar ini menjadi bukti nyata bahwa layanan dasar masyarakat terus menjadi prioritas utama.(*)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleWabup Bantaeng Sambut Kunjungan Kerja DPD RI
Next Article Pengurus DMI Bantaeng Resmi Dilantik, Bupati Bantaeng Jadi Ketua

Berita Lainnya:

Daerah

Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Serahkan Bantuan Sosial ke Warga Kepulauan Lanjukang

Juni 20, 2026
Daerah

Hadiri Pelantikan Kepala BPKP, Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif Sampaikan Ini

Juni 20, 2026
Daerah

Wali Kota Munafri Terima Audiensi Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar

Juni 19, 2026
IKLAN
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

BERITA POPULER

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
BERITA UTAMA

Munafri : Pemkot Gandeng PMI Makassar Laksanakan Donor Darah Setiap Pekan Seluruh Kecamatan

Juni 20, 2026

Wali Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Serahkan Bantuan Sosial ke Warga Kepulauan Lanjukang

Juni 20, 2026

Camat Biringkanaya Buka Turnamen Domino Hayata Cup II

Juni 20, 2026

Subscribe to Updates

Menerima Iklan Hubungi Admin

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 NEWS TABIR. Designed by WEB Pro_ID.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.