Pemateri dari UNM, Prof. Dr. Arsad Bahri, S.Pd., M.Pd (kiri)
Takalar, Newstabir.com – Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar pelatihan inovatif untuk mendukung implementasi Kurikulum merdeka bagi Guru-guru Biologi di Kabupaten Takalar yang digelar di SMAN 3 Takalar, baru-baru ini.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) Reading Questioning and Answering (RQA) dan pendekatan Citizen Science Project (CSP) di kelas, sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka.
Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 15 Guru Biologi dari berbagai SMA di Takalar. Pelatihan mendapat sambutan positif, mengingat banyaknya tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran biologi, seperti rendahnya motivasi belajar siswa serta sulitnya memahami konsep-konsep kompleks.
Model PBL RQA dan pendekatan CSP diharapkan mampu mendorong siswa lebih aktif, berpikir kritis, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami mendapat banyak wawasan baru tentang bagaimana mengajak siswa lebih aktif melalui diskusi dan proyek sederhana,” ujar salah satu peserta, Andi Nurhayati, guru biologi dari SMA 1 Takalar.

Guru Biologi SMAN di Takalar Terima Pelatihan Penerapan Model PBL RQA dan Citizen Science Project dari UNM.
Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Penerapan Kurikulum Merdeka
Dalam pelatihan ini, para peserta diajarkan dasar-dasar penerapan model PBL RQA yang mendorong siswa untuk lebih kritis melalui proses membaca, bertanya, dan menjawab pertanyaan.
Selain itu, Guru juga diajarkan cara melibatkan siswa dalam proyek ilmiah sederhana dengan pendekatan Citizen Science Project, sehingga siswa dapat berperan aktif dalam mengamati dan melaporkan data lingkungan di sekitar mereka.
Selain sesi teori, pelatihan juga disertai praktik dan simulasi pengajaran.
Dalam simulasi ini, para guru melakukan praktik langsung penerapan PBL RQA dan CSP, yang kemudian dievaluasi oleh fasilitator. Hal ini membantu para guru untuk siap mengimplementasikan metode ini di sekolah masing-masing.
Tindak Lanjut dan Pendampingan
Setelah pelatihan, Universitas Negeri Makassar berencana melakukan pendampingan kepada para guru selama tiga bulan ke depan. Pendampingan ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi penerapan metode PBL RQA dan CSP di kelas, serta memberikan dukungan tambahan agar metode ini benar-benar efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Dengan pelatihan ini, diharapkan guru-guru di Kabupaten Takalar dapat memanfaatkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual, membantu siswa memahami biologi secara mendalam sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka.(*)


