Close Menu
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sukseskan Urban Farming, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan

Mei 19, 2026

Anggota DPRD Sulsel Fadriaty Asmaun Gelar Pengawasan APBD 2026 di Kelurahan Senga Kabupaten Luwu

Mei 19, 2026

Wali Kota Makassar Munafri Apresiasi Kehadiran Unit Pelayanan Kecamatan Biringkanaya

Mei 19, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Subscribe
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Politik
  • Daerah
  • Kriminal
  • Ragam
Beranda ยป Pengamat Nilai Makassar Sedang Bergeliat Jadi Kota Unggul
Daerah Februari 26, 2026

Pengamat Nilai Makassar Sedang Bergeliat Jadi Kota Unggul

Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Makassar, Newstabir.com — Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin kembali menorehkan prestasi menakjubkan dengan meraih pengakuan nasional atas kinerja dan inovasi daerah.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa dalam genap satu tahun pemerintahan bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham (MULIA), berbagai program dan kebijakan yang dijalankan mampu menghasilkan hasil terukur.

Pengakuan tersebut diumumkan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui rilis resmi Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang diadakan di Gedung BJ Habibie BRIN, Thamrin, Jakarta Pusat.

Baca:Kepala BBWS Jeneberang Pantau Kondisi Nipa-Nipa

IDSD merupakan instrumen penting yang digunakan untuk mengukur kemampuan daya saing setiap daerah di Indonesia secara komprehensif.
Dalam hasil IDSD 2025, Kota Makassar mencatatkan skor 4,17.

Angka ini menempatkan Makassar di atas rata-rata nasional yang berada pada skor 3,50. Bahkan, pencapaian tersebut juga melampaui skor Provinsi Sulawesi Selatan yang berada di angka 3,71.

Hasil ini menunjukkan posisi Makassar sebagai daerah dengan kinerja daya saing yang kuat di tingkat nasional.

Baca:Lutfi Halide Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Administrator, Pengawas dan Fungsional Lingkup Pemkab Soppeng

Pengukuran IDSD 2025 mengacu pada metode Global Competitiveness Index (GCI) dari World Economic Forum (WEF). Dalam penilaiannya, BRIN mengidentifikasi empat komponen utama pembentuk daya saing.

Diantaranya, yakni pendukung lingkungan, sumber daya manusia, pasar, serta ekosistem inovasi. Keempat indikator ini menjadi tolok ukur dalam menilai sejauh mana suatu daerah mampu menciptakan iklim pembangunan yang produktif, kompetitif, dan berkelanjutan.

Capaian skor 4,17 tersebut menjadi refleksi dari kerja terarah dan kolaboratif yang dibangun Pemerintah Kota Makassar bersama seluruh pemangku kepentingan.

Baca:Bupati Soppeng Resmikan Gedung UPTD Puskesmas Goarie Kecamatan Marioriwawo

Tidak hanya menunjukkan kemajuan secara angka, namun juga menunjukkan komitmen untuk terus memperkuat fondasi pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menggapi capaian Pemkot Makassar ini, Pengamat Pemerintahan Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, Arief Wicaksono, menyebutkan keberhasilan Kota Makassar, meraih pengakuan nasional atas kinerja dan inovasi pembangunan menjadi indikator bahwa roda pemerintahan berjalan ke arah yang tepat.

Ia menilai, berbagai program strategi yang dijalankan selama setahun terakhir mulai menampilkan hasil yang konkret.

“Kalau menurut perspektif saya, capaian ini sudah sangat tepat. Makassar hari ini memang sedang bergeliat untuk menjadi kota yang unggul,” ujar Arief, Kamis (26/02/2026).

Arief juga menilai, capaian ini menjadi fondasi penting bagi Makassar untuk terus memperkuat posisi sebagai salah satu kota metropolitan yang kompetitif di Indonesia, baik dari sisi inovasi, pelayanan publik, maupun pembangunan ekonomi daerah.

Akademisi juga pemerhati sosial itu menegaskan, pencapaian tersebut bukan sekadar klaim, melainkan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan.

Apalagi datanya berasal dari hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) yang secara resmi dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Data IDSD tersebut, kata dia, menjawab berbagai keraguan sejumlah pihak terhadap kapasitas dan kinerja Pemerintah Kota Makassar.

Hasil pengukuran itu menunjukkan bahwa Makassar memiliki tingkat daya saing yang tinggi, bahkan berada di atas rata-rata nasional.

“Data yang ditunjukkan oleh Indeks Daya Saing Daerah yang secara resmi dikeluarkan oleh BRIN telah menjawab keraguan banyak pihak, bahwa Makassar memiliki daya saing yang tinggi, bahkan di atas rata-rata nasional,” tuturnya.

Pengenalan, rujukan awal indikator itu ada empat komponen tersebut kemudian diuraikan ke dalam 12 pilar yang masing-masing memiliki dimensi dan indikator terukur.

Pendekatan ini memastikan bahwa daya saing tidak dilihat secara parsial, melainkan sebagai sistem yang saling terkait.

BRIN menggunakan 12 pilar sebagai skala ukur. Yaitu institusi, infrastruktur, penerapan TIK, stabilitas ekonomi makro, kesehatan, keterampilan, pasar produk, pasar tenaga kerja, ukuran pasar, dinamika bisnis, dan kapabilitas inovasi.

Dalam pilar institusi terdapat sejumlah indikator untuk menguji kekuatan suatu daerah untuk memfasilitasi perekonomian di daerahnya. Diantaranya adalah tingkat pembunuhan, transparansi anggaran, hingga kebebasan pers.

Lalu pilar infrastruktur akan menilai ketersediaan serta kualitas layanan dan infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi di suatu wilayah.

Kemudian pilar penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) mengukur tingkat pemanfaatan dan penerapan TIK di suatu daerah.

Selanjutnya pilar stabilitas ekonomi makro mengukur kemampuan daerah dalam menjaga keseimbangan perekonomian serta menghadapi berbagai guncangan, baik yang bersumber dari dalam negeri maupun global.

Adapun pilar kesehatan mencerminkan tingkat kualitas sumber daya manusia, yang diukur berdasarkan harapan lama hidup seseorang dalam kondisi kesehatan optimal.

Sementara itu, pilar keterampilan mencerminkan tingkat pendidikan dan kompetensi tenaga kerja saat ini dan tenaga kerja masa depan di suatu wilayah.

Selanjutnya pilar pasar produk mencerminkan keterbukaan pasar dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelaku usaha untuk bersaing secara adil.

Kemudian pilar tenaga kerja mencerminkan efisiensi, keadilan, dan inklusivitas bagi seluruh pekerja.

Lalu ada pilar sistem keuangan yang memiliki peran strategis dalam menyalurkan sumber-sumber pembiayaan, memfasilitasi kelancaran arus transaksi melalui mekanisme pembayaran yang efisien.

Sementara itu, pilar ukuran pasar berperan dalam mendorong peningkatan produktivitas melalui penyediaan kesempatan bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan efisiensi skala produksi.

Seperti pilar dinamika bisnis yang menggambarkan kemudahan untuk memulai dan melakukan bisnis dan kemudahan untuk melakukan divestasi dan keluar dari pasar (market) di suatu wilayah.

Terakhir adalah pilar kapabilitas inovasi. Pilar ini menggambarkan kuantitas dan kualitas penelitian dan inovasi suatu daerah. (*)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleCamat Biringkanaya Maharuddin Pantau Lokasi Banjir di Paccerakkang
Next Article Camat Tamalanrea Hadiri Buka Puasa Bersama Wali Kota Makassar

Berita Lainnya:

Daerah

Anggota DPRD Sulsel Fadriaty Asmaun Gelar Pengawasan APBD 2026 di Kelurahan Senga Kabupaten Luwu

Mei 19, 2026
Daerah

Pemkot Makassar Tegas: Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Makan Minum Wali Kota adalah Hoaks

Mei 17, 2026
Daerah

Pemkot Makassar Sambut Baik Rekomendasi DPRD Terkait LKPJ Wali Kota Tahun 2025

Mei 14, 2026
IKLAN
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

BERITA POPULER

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
BERITA UTAMA

Sukseskan Urban Farming, Wali Kota Makassar Minta Warga Maksimalkan Pekarangan

Mei 19, 2026

Anggota DPRD Sulsel Fadriaty Asmaun Gelar Pengawasan APBD 2026 di Kelurahan Senga Kabupaten Luwu

Mei 19, 2026

Wali Kota Makassar Munafri Apresiasi Kehadiran Unit Pelayanan Kecamatan Biringkanaya

Mei 19, 2026

Subscribe to Updates

Menerima Iklan Hubungi Admin

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 NEWS TABIR. Designed by WEB Pro_ID.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.