Makassar, Newstabir.com – Camat Tamalanrea Andi Patiroi, SH., MH., didampingi Lurah Tamalanrea Indah, serta pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Tamalanrea, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Jalan Politeknik Pintu 0 Unhas, RT 004/RW 009, Kelurahan Tamalanrea Indah, Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (22/08/2026).
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat pemerintah kecamatan terhadap warga yang terdampak
musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 04.30 WITA.
Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. Api pertama kali terlihat muncul dari bagian belakang kulkas di salah satu rumah warga dan kemudian merambat ke sejumlah bangunan di sekitarnya.
Dalam kejadian tersebut, sebanyak 10 bangunan terdampak, terdiri dari bangunan semi permanen dan permanen. Sebanyak 6 bangunan mengalami rusak berat, yakni dua rumah, dua rumah kos, serta dua ruko yang digunakan untuk usaha fotokopi dan penjualan hijab. Sementara itu, dua rumah mengalami rusak sedang dan dua rumah kos mengalami rusak ringan.
Sebanyak 9 kepala keluarga atau 37 jiwa turut terdampak akibat peristiwa tersebut. Tidak dilaporkan adanya korban luka maupun korban meninggal dunia dalam laporan awal kejadian.
Dalam penyaluran bantuan melalui KSB Kecamatan Tamalanrea, warga menerima sejumlah kebutuhan pokok dan perlengkapan pendukung, di antaranya:
22 karung beras ukuran 5 kilogram
11 dos Indomie
33 bungkus biskuit
22 botol minyak kayu putih
22 botol minyak kelapa
Camat Tamalanrea Andi Patiroi mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami hadir untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan dan dukungan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan warga setelah mengalami musibah kebakaran,” ujar Andi Patiroi.
Penanganan di lokasi sebelumnya melibatkan BPBD Kota Makassar, Damkarmat, TNI/Polri, PLN, serta RT dan RW setempat. Sebanyak 7 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan proses penanganan di lokasi.
Selain bantuan yang telah disalurkan, warga terdampak masih membutuhkan sejumlah kebutuhan mendesak, antara lain terpal, family kit, first aid kit, baby kit, pakaian, selimut dan sarung.
Pemerintah Kecamatan Tamalanrea bersama unsur terkait terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap kondisi warga terdampak serta memastikan kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi pascakebakaran.(*)


