Makassar, Newstabir.com – Lurah Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Muhammad Syarif, SE.,M.Si membuka Sosialisasi Pengelolaan Bank Sampah Bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar dan Bank Sampah Unit (BSU) Lego-lego Nusa Harapan Permai (NHP) Kelurahan Katimbang, Kamis (23/07/2026).
Kegiatan ini mengusung tema ” Wujudkan Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi Bersama Bank Sampah Unit (BSU) Lego-lego Nusa Harapan Permai (NHP).
Masalah sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Karena itu, penyelesaiannya harus dimulai dari hulu dengan membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
Syarif menjelaskan, pemilahan sampah organik dan nonorganik merupakan bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengurangi beban tempat pemrosesan akhir (TPA).
Menurut Syarif, saat ini TPA Antang masih menghadapi tekanan yang cukup besar akibat tingginya volume sampah rumah tangga, khususnya sampah organik yang sebenarnya memiliki potensi ekonomi dan lingkungan apabila dikelola dengan baik.
Lanjut Syarif, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menghentikan secara bertahap sistem pembuangan terbuka (open dumping) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang.
Mulai 1 Agustus 2026, TPA hanya akan menerima sampah residu, sementara sampah organik dan anorganik wajib dipilah sejak dari sumbernya untuk diolah atau didaur ulang.
Kegiataan ini turut dihadiri Dewan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Dr.Siti Indriyanti Idris dan Komite Sekolah Nusa Harapan Permai, Junaedi, SH Didampingi Binmas Kelurahan Katimbang, Iptu Ashariq, Ketua RW 02 dan para Ketua RT, Ketua BSU Lego-lego.(*)


