Makassar, Newstabir.com – Walikota Makassar, Munafri Arifuddin dan Wakil Walikota Makassar, Aliyah Mustika Ilham (Munafri-Aliyah), menerima silaturahmi, Komisi D DPRD Kota Makassar, di Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (24/07/2025).
Menurut Munafri yang akrab disapa Appi, pertemuan ini untuk menindaklanjuti persoalan SPMB 2025. Masih ada 858 siswa belum tertampung di sekolah negeri, dan kami pastikan tak ada anak yang tertinggal, semua harus dapat akses pendidikan.
“Solusi terpadu kami siapkan: optimalisasi sekolah dengan kuota tersisa, kerja sama dengan swasta, hingga usulan penambahan rombel ke Kementerian agar valid secara sistem. Pemerataan zonasi kami utamakan—bukan lagi intervensi, tapi keadilan,” terang Appi
Lanjut Munafri, kami juga kaji transportasi pelajar di wilayah padat dan sulit dijangkau, serta pembangunan unit sekolah baru ke depan. Ini bukan sekadar urusan tahunan, tapi cermin komitmen kami menjaga hak pendidikan untuk semua anak Makassar.
Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah Kota lewat Dinas Pendidikan mengoptimalkan pemanfaatan sekolah-sekolah yang selama ini kurang diminati, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan sekolah swasta sebagai alternatif solusi.
“Komitmen Pemerintah Kota untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dari hak mendapatkan pendidikan, terutama akibat ketidaktertampungan di sekolah negeri,” ujar Munafri, didampingi Aliyah, usai menerima rombongan Komisi D, DPRD Makassar.
Hadir dalam pertemuan tersebut, dipimpin langsung oleh Ari Ashari Ilham (Ketua Komisi), didampingi Andi Suhada Sappaile, Rezki Nur, A Odhika Cakra Satriawan, Eshin Usami Nur Rahman, Adi Akbar, Budi Hastuti.(*)


