Makassar, Newstabir.com – Satpol PP BKO Kecamatan Biringkanaya bersama unsur pemerintah setempat menggelar Patroli Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) di Wilayah Biringkanaya, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.15 WITA tersebut menyasar sejumlah titik di wilayah Jalan Kapasa Raya dan Jalan Perintis Kemerdekaan.
Patroli ini melibatkan Anggota Satpol PP BKO Kecamatan Biringkanaya, Kasi Trantib Kecamatan Biringkanaya, Lurah Daya, serta unsur Linmas.
Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan peneguran secara humanis kepada para Pedagang Kaki Lima (PK5) yang menggunakan bahu jalan serta berjualan di atas saluran drainase.
Petugas juga memberikan surat teguran sebagai bentuk pembinaan agar para pedagang tidak lagi memanfaatkan fasilitas umum yang dapat mengganggu ketertiban serta kenyamanan masyarakat.
Selain melakukan penertiban, petugas juga menemukan seorang ibu bersama dua orang anak yang diduga terlantar di sekitar lokasi patroli. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, keluarga tersebut diketahui telah tinggal di depan Ruko TIKI di wilayah Daya sejak Januari 2026.
Ibu tersebut juga menyampaikan bahwa ia tidak mengetahui keberadaan suaminya saat ini. Sementara itu, keluarga tersebut mengaku berasal dari Kabupaten Bone. Namun setelah ditelusuri Kependudukannya Ibu tersebut terdaftar di Kab Gowa Desa Tombolo.
Melihat kondisi tersebut, petugas kemudian melakukan penanganan awal secara humanis. Kasi Trantib Ady Mulyadi Jacub, bersama Lurah Daya Andhika Andrianto, S.STP selanjutnya menuju Kantor Camat Biringkanaya untuk berkoordinasi dengan Sekretaris Camat Biringkanaya Ryan Nugraha Taruk Allo,S.STP,M.A.P
Dalam koordinasi tersebut, Sekcam Biringkanaya kemudian berkomunikasi dengan Dinas Sosial Kota Makassar agar keluarga tersebut dapat memperoleh penanganan serta bantuan sosial yang diperlukan.
Pemerintah Kecamatan Biringkanaya berharap melalui langkah koordinasi ini keluarga tersebut dapat segera mendapatkan penanganan dari instansi terkait, sekaligus memastikan ketertiban dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. (*)


