Close Menu
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Wali Kota Makassar Munafri Akan Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni 2026

Juni 11, 2026

Tinjau TPS3R Karunrung, Munafri Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas Pengolahan Sampah

Juni 11, 2026

Bupati Bantaeng Apresiasi Penamatan Siswa SMP Negeri 1 Bantaeng

Juni 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram WhatsApp
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • Nasional
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum
    • Kriminal
    • Peristiwa
  • Kesehatan
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
    • Opini
    • Olahraga
    • Religi
  • Advertorial
Subscribe
NEWS TABIRNEWS TABIR
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Politik
  • Daerah
  • Kriminal
  • Ragam
Beranda ยป Prabowo Targetkan Biaya Haji Turun dan Waktu Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun
Nasional Oktober 21, 2025

Prabowo Targetkan Biaya Haji Turun dan Waktu Tunggu Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun

Share Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook WhatsApp Twitter Telegram

Jakarta, Newstabir.com – Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta Kementerian Haji dan Umrah untuk terus menurunkan biaya haji.

Permintaan ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara Jakarta pada Senin, 20 Oktober. Langkah ini bertujuan meringankan beban jamaah serta meningkatkan efisiensi pengelolaan ibadah haji.

Selain fokus pada penurunan biaya, Prabowo juga menargetkan pemangkasan waktu tunggu keberangkatan haji. Dari rata-rata 40 tahun saat ini, waktu tunggu diharapkan bisa dipersingkat menjadi 26 tahun. Target ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji Indonesia.

Baca:Tech Study Reveals Effects of Mobile Technology on Professionals

Presiden optimistis bahwa kedua target tersebut dapat terealisasi dengan baik. Terlebih, pemerintah telah membentuk Kementerian Haji dan Umrah yang diharapkan mampu mengelola urusan haji secara lebih profesional. Pembentukan kementerian ini merupakan respons atas kebutuhan dan masukan dari berbagai pihak.

Efisiensi Anggaran dan Penurunan Biaya Haji
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia meminta Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, yang saat itu berhalangan hadir, untuk mengkaji lebih lanjut potensi penurunan biaya. “Menteri Haji, dia tidak hadir karena dia berada sekarang di Arab Saudi berurusan sama mereka, saya minta biaya haji harus terus turun,” kata Presiden Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa penurunan biaya haji dapat dicapai melalui efisiensi yang ketat dan pelaksanaan yang bersih. Transparansi dalam pengelolaan dana haji menjadi kunci utama. Hal ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban finansial jamaah, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan haji.

Baca:Kapolri Resmikan Tim Patroli Perintis Presisi

Upaya efisiensi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari akomodasi, transportasi, hingga layanan konsumsi di Tanah Suci. Pemerintah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait di Arab Saudi untuk mendapatkan kesepakatan terbaik. Tujuannya adalah memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan jamaah mendapatkan nilai layanan yang optimal.

Percepatan Waktu Tunggu dan Peran Kementerian Haji

Selain penurunan biaya, percepatan waktu tunggu haji menjadi prioritas lain yang diusung Presiden Prabowo. Dengan rata-rata waktu tunggu mencapai 40 tahun, banyak calon jamaah yang harus menunggu puluhan tahun untuk dapat menunaikan rukun Islam kelima. Target pemangkasan menjadi 26 tahun merupakan langkah signifikan.

Baca:Walikota dan Kapolrestabes Makassar Berkolaborasi Bina Bakat Anak Muda Makassar

Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan faktor penting dalam mencapai target ini. Sebelumnya, urusan haji berada di bawah Badan Penyelenggara Haji. Perubahan ini dilakukan atas permintaan Pemerintah Arab Saudi yang menginginkan urusan haji ditangani oleh pejabat setingkat menteri.

“Kita mendirikan Kementerian Haji atas permintaan pemerintah Arab Saudi karena dia bilang, ‘Kami urusan haji adalah Menteri Haji. Jadi kami harus minta urusannya sama pejabat. Oh, ini Kepala Badan’. Enggak, dia maunya menteri. Apa boleh buat, kita menyesuaikan,” jelas Prabowo. Peran kementerian ini diharapkan mampu mempercepat proses negosiasi kuota dan layanan haji dengan Arab Saudi.

Rencana Pembangunan Kampung Indonesia di Mekkah

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menyampaikan kabar penting terkait hubungan bilateral dengan Arab Saudi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Pemerintah Arab Saudi mengubah undang-undang mereka, memungkinkan negara asing membeli lahan di Tanah Suci. Ini membuka peluang besar bagi Indonesia.

Berkat pendekatan yang terus-menerus, Pemerintah Arab Saudi menyetujui rencana Indonesia untuk membangun “Kampung Indonesia” di Kota Mekkah. Bahkan, sejumlah lahan strategis yang lokasinya tidak terlalu jauh dari Masjidil Haram telah ditawarkan. Ini merupakan pencapaian diplomasi yang luar biasa.

Namun, proses pembelian lahan tersebut harus melalui lelang terbuka. Ada sekitar 90 entitas lain yang juga berminat untuk mendapatkan lahan yang sama. “Waktu kemarin saya ketemu Menteri Luar Negerinya, saya dibilang, ‘Pak, ini ada lelang ditutup tanggal 30 Oktober. Tapi yang daftar lelang ada berapa ribu ya, sudah? Oh, 90 entitas lain yang juga bidding lahan yang kita inginkan. 90, ya?’ Mudah-mudahanlah, mungkin Menteri Agama nanti pimpin doa khusus,” ungkap Prabowo.

Rencana pembangunan Kampung Indonesia ini diharapkan dapat memberikan fasilitas dan kenyamanan lebih bagi jamaah haji dan umrah dari Indonesia. Kehadiran fasilitas milik sendiri akan mempermudah koordinasi dan pelayanan, serta berpotensi menekan biaya akomodasi jangka panjang.(*)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Previous ArticleAndi Sudirman: Tahun 2025 Pemprov Sulsel Efisiensi Anggaran Rp1,4 T
Next Article Bupati Maros Pastikan Tak Ada Pegawai Dirumahkan

Berita Lainnya:

Nasional

Presiden Prabowo Lantik Kepala dan Wakil Kepala BGN serta Penasihat Khusus Presiden

Juni 8, 2026
Nasional

Kemendagri Nobatkan Kota Makassar Terbaik I Creative Financing, Dapat Insentif Rp3 Miliar

Mei 30, 2026
Nasional

Wali Kota Makassar Ikuti Launching Daring 1.061 KKMP dan 166 SPPG Polri Oleh Presiden Prabowo

Mei 17, 2026
IKLAN
Top Posts

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram
Latest Reviews

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

BERITA POPULER

Siap-siap ASN Eselon I dan II Dialihkan Jadi Pegawai Pusat

Februari 7, 20253,642

Meinsani, Pensiun Dini dari ASN Pemkot Makassar hingga Melenggang ke Parlemen Pettarani

September 10, 20242,835

Berikut Daftar 11 Caleg Dapil 3 Melenggang ke DPRD Makassar

Maret 7, 20242,098
BERITA UTAMA

Wali Kota Makassar Munafri Akan Soft Launching Pete-pete Laut 12 Juni 2026

Juni 11, 2026

Tinjau TPS3R Karunrung, Munafri Siapkan Anggaran Perbaikan Fasilitas Pengolahan Sampah

Juni 11, 2026

Bupati Bantaeng Apresiasi Penamatan Siswa SMP Negeri 1 Bantaeng

Juni 10, 2026

Subscribe to Updates

Menerima Iklan Hubungi Admin

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
  • Mobil
  • News Tabir
  • redaksi
  • Tentang Kami
© 2026 NEWS TABIR. Designed by WEB Pro_ID.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.