Makassar, Newstabir.com – Wakil Ketua 1 DPRD Makassar, Andi Suharmika saat mendampingi Anggota Komisi C DPRD Makassar melakukan sidak di PT.SAUT Jl.Ir.Sutami Makassar, Kamis (08/05/2025).
Hasil sidak di PT.SAUT ternyata pengoperasian pabrik berdampak polusi udara yang merupakan ancaman serius bagi kesehatan manusia dan makhluk hidup lainnya di sekitar perusahaan.
“Tak hanya membahayakan kesehatan manusia, polusi udara juga memicu pembentukan kabut asap dan hujan asam, merusak tanaman dan hutan, serta mencemari lingkungan ” terang Andi Suharmika.
Lanjut Suharmika politisi muda Partai Golkar ini mengatakan apa yang dikerjakan PT.SAUT telah mengakibatkan warga sekitar mengeluh gatal-gatal dan bentol-bentol.
” Kita bisa lihat waktu pengecekan lapangan memang terjadi fakta banyak warga yang mengalami gatal-gatal akibat polusi udara. Bahkan yang kami dapatkan warga sekitar pabrik pun tidak diberi kesempatan untuk bekerja di pabrik. Juga tidak ada bantuan dari perusahaan CSR bagi warga yang terdampak polusi udara,” jelas Suharmika.
Dewan juga mempertanyakan kelengkapan dokumen operasional perusahaan. Namun pihak perusahaan tidak dapat memperlihatkannya dokumen yang dimaksud.
Sementara itu, Lurah Sudiang, Kamal Tata membenarkan adanya keluhan warga dari aktivitas PT Saut.
“Banyak warga kita yang memang terdampak ke kulit anak-anak dan orang tua. Akhir-akhir ini terasa sekali karena mungkin mempengaruhi aktivitas pabrik. Keluhan warga sudah disampaikan ke perusahaan, mereka minta waktu dipertemukan dengan warga tapi saat ini kebetulan ada bapak dewan ke lokasi mungkin ada penyelesaian,” kata Kamal.
Nampak juga hadir ZULFIKAR.SP Ketua RW 01 dan Ketua RT 04 MUHRIANA. (Na)


