Makassar, Newstabir.com – Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, memimpin Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Panja Pembahas LKPJ Gubernur Sulsel Tahun Anggaran 2025 di Gedung Sementara DPRD Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Rabu (13/05/2026).
Panitia Kerja (Panja) pembahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 merekomendasikan 25 poin perbaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulsel.
Salah satu rekomendasi disampaikan Ketua Panitia Kerja (Panja) LKPJ DPRD Sulsel, Mahmudialah yaitu penataan dan pengembalian tenaga medis serta tenaga kesehatan berbasis kompetensi pelayanan.
Dalam laporannya, Mahmud menegaskan hasil kerja Panja merupakan bentuk komitmen DPRD dalam menerjemahkan harapan masyarakat untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan daerah.
“Rekomendasi ini harus ditindaklanjuti agar tidak kembali terulang seperti periode sebelumnya yang belum terlaksana secara optimal,” ujarnya.
Mahmud menjelaskan, salah satu rekomendasi penting ialah penataan tenaga medis dan tenaga kesehatan sesuai kompetensi serta kebutuhan layanan di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi Sulsel.
Menurutnya, pemindahan tenaga kesehatan yang memiliki sertifikasi, keahlian, dan pengalaman teknis tertentu berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan kesehatan serta efektivitas operasional rumah sakit.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diharapkan menempatkan tenaga medis dan tenaga kesehatan berbasis kompetensi, kebutuhan layanan, dan standar pelayanan kesehatan agar pelayanan publik tetap profesional, efektif, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan masyarakat,” kata Mahmud.
Ia mencontohkan adanya pergeseran tenaga medis profesional dari Rumah Sakit Labuang Baji dan Rumah Sakit Haji ke sejumlah klinik yang dinilai perlu dievaluasi.
Selain sektor kesehatan, Panja juga memberikan sejumlah rekomendasi lintas komisi. Pada bidang pemerintahan dan reformasi birokrasi, DPRD menyoroti masih adanya perbedaan data realisasi anggaran antara dokumen LKPJ dan data sektoral organisasi perangkat daerah (OPD).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina, Fauzi Andi Wawo, Sufriadi Arif, dan Yasir Machmud. Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman, mewakili Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.(*)


